Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla heran
banyak umat yang rela mati dengan mengatasnamakan agama. Menurutnya hal
tersebut terjadi karena saat ini banyak manusia yang menjual murah
surga.
"Saya selalu menggambarkan, kenapa selalu ada yang mengatasnamakan agama untuk membunuh atau bunuh diri? Bagi saya itu karena banyak orang menjual murah surga. Sorga dijual sangat murah," terang JK dalam sambutanya di acara ulang tahun PBNU ke-89 di Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2015).
JK mengatakan, untuk itu sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia belum menjadi referensi islam dunia. Untuk itu, dirinya mengingatkan agar para umat islam jangan mau menjadi konsumen negara lain.
"Jumlah kita besar namun kita belum menjadi refrensi Islam di dunia. Untuk itu kita jangan menjadi konsumen negara lain namun harus jadi produsen negara lain. Tapi tentu harus pemikiran dari bangsa kita sendiri yang mendorong itu," terang JK.
JK menambahkan, tantangan yang akan dilalui umat islam kedepannya akan semakin besar. Oleh karena itu, kita harus kembali membangkitkan semangat ulama-ulama di Indonesia.
"Tantangan itu kembali lagi, tantangan tekhnologi, pendidikan, semuanya. Untuk itu dengan kebangkitan ulama, tentu bukan ulamanya yang bangkit tapi semangatnya yang bangkit untuk bangsa ini bisa memajukan," tutup JK.
(spt/jor)
"Saya selalu menggambarkan, kenapa selalu ada yang mengatasnamakan agama untuk membunuh atau bunuh diri? Bagi saya itu karena banyak orang menjual murah surga. Sorga dijual sangat murah," terang JK dalam sambutanya di acara ulang tahun PBNU ke-89 di Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2015).
JK mengatakan, untuk itu sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia belum menjadi referensi islam dunia. Untuk itu, dirinya mengingatkan agar para umat islam jangan mau menjadi konsumen negara lain.
"Jumlah kita besar namun kita belum menjadi refrensi Islam di dunia. Untuk itu kita jangan menjadi konsumen negara lain namun harus jadi produsen negara lain. Tapi tentu harus pemikiran dari bangsa kita sendiri yang mendorong itu," terang JK.
JK menambahkan, tantangan yang akan dilalui umat islam kedepannya akan semakin besar. Oleh karena itu, kita harus kembali membangkitkan semangat ulama-ulama di Indonesia.
"Tantangan itu kembali lagi, tantangan tekhnologi, pendidikan, semuanya. Untuk itu dengan kebangkitan ulama, tentu bukan ulamanya yang bangkit tapi semangatnya yang bangkit untuk bangsa ini bisa memajukan," tutup JK.
(spt/jor)
Labels:
JK
Thanks for reading Di Depan Kader NU, JK: Kenapa Banyak yang Bunuh Diri Mengatasnamakan Agama? . Please share...!

0 Komentar untuk "Di Depan Kader NU, JK: Kenapa Banyak yang Bunuh Diri Mengatasnamakan Agama? "