Film Hijab Lecehkan Islam, Hanung Dicap Anggota JIL. Zaskia Adya Mecca bersama suaminya, Hanung Bramantyo.
Foto JPNN.com
Padahal, film tersebut diangkat
berdasarkan realitas yang nyata di kehidupan sehari-hari, dan dikemas
secara komedi dan drama secara berimbang. Menanggapi kritikan tersebut,
para pemeran "Hijab" menggelar jumpa pers di Bilangan Sudirman, Jakarta,
Selasa (27/1).
"Kita berkumpul di sini untuk
menjelaskan film "Hijab" yang katanya tidak mencerminkan ajaran agama,"
kata Zaskia Adya Mecca seperti yang dilansir INDOPOS (Grup JPNN.com), Rabu (29/1).
"Kami menjelaskan bahwa film ini
bukanlah film yang menyudutkan Islam tapi lebih kepada kehidupan nyata
wanita-wanita berhijab yang modern dan ingin sekali berkreatifitas tanpa
interfensi dari sang suami."
Zaskia Adya Mecca yang juga turut
berperan dalam memproduksi film "Hijab" mengaku sebelumnya sudah
mendiskusikan film dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hasilnya ketua
lembaga tersebut, Din Syamsuddin, memberi respon positif.Tokoh ulama itu
menilai tidak ada yang salah dari film Hijab.
"Beberapa waktu lalu kami mengundang
khusus ketua MUI dan menggelar nonton bersama. Alhamdulilah mendapat
respon positif dari beliau," beber Zaskia.
"Bahkan beliau menghimbau kepada seluruh
masyarakat untuk berbondong-bondong menonton film 'Hijab' dan berpesan
agar tidak bepikiran negatif terlebih dahulu karena temanya."
Setelah muncul di bioskop, rupanya ada
segelintir orang yang mengkritik tanpa alasan kuat karena tidak menonton
sepenuhnya film tersebut. Penilaian juga semakin tidak objektif, saat
menuduh Hanung yang bertindak sebagai sutradara dicap anggota Jaringan
Islam Liberal (JIL).
"Tak pernah terbayangkan akan menuai
reaksi yang cukup keras dari beberapa pihak seperti sekarang. Suami saya
di bilang JIL padahal bukan. Dihakimi pembuat film Hijab adalah
pembenci Islam, Anda bayangkan dituduh membenci sesuatu yang sangat saya
cintai, dan dituduh mengkomersialisasikan agama," ungkapnya.
Senada dengan Zaskia Mecca, Carissa
Putri pun mengatakan bahwa film "Hijab" tidak menyinggung pihak manapun
dan paham agama Islam.
"Dari segi cerita saja tidak menyinggung
pihak manapun apa lagi faham agama Islam," kata Carissa. "Ini terjadi
nyata di kehidupan sehari-hari malah banyak unsur komedinya yang
pastinya menghibur."
Carissa juga menambahkan bahwa film
"Hijab" bisa dinikmati oleh semua kalangan bukan hanya muslim saja. Tika
Bravani juga turut angkat bicara.
"Kita tidak mau ada konflik di sini.
Banyak yang belum menonton film ini tapi sudah berfikiran negatif. Jadi
nonton dulu baru bicara dan jangan berimajinasi," kata Tika. (cr-05)
Labels:
Film
Thanks for reading Film Hijab Dianggap Lecehkan Islam, Hanung Dicap Anggota JIL. Please share...!

0 Komentar untuk "Film Hijab Dianggap Lecehkan Islam, Hanung Dicap Anggota JIL"