Ilustrasi (Foto: dok.detikFinance)
Asisten Sekda Bidang Keuangan DKI Jakarta Andi Baso M menuturkan kebutuhan listrik di DKI Jakarta kini mencapai 5.600 MW yang dijamin oleh PT PLN (Persero).
"Jakarta infrastruktur yang dimiliki relatif lebih tersedia dibanding kota lain. Kebutuhan sekarang 5.600 MW ada jaminan dari Dirut PLN untuk di-supply," katanya di acara Mandiri Investment Forum di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (27/1/2015).
Selain mendapatkan supply dari PLN, ke depan, pemerintah provinsi DKI Jakarta bakal membangun pembangkit sendiri. Saat ini, tengah dipersiapkan studi kelayakan antara BUMD DKI Jakarta dengan PLN untuk membangun pembangkit listrik tenaga gas tersebut.
"Pemprov juga akan ikut membangun pembangkit. Agar supaya rasio listrik Indonesia bisa dialihkan ke daerah lain yang juga sangat membutuhkan. FS (Feasibility Study)-nya sedang disiapkan," tambah dia.
Di tahun 2018 nanti, diharapkan pembangkit listrik ini sudah bisa memasok sebagian kebutuhan listrik di Jakarta dan sekitarnya.
"Dalam 2-3 tahun kami akan membangun 1.000 MW di KBN dan reklamasi pantai Jakarta, pembangkit akan berbahan bakar gas. FS-nya disiapkan. Itu juga untuk menjamin proses usaha, jasa, bisnis bisa berjalan. Paling tidak kalau ada hal yang tidak kita inginkan atau gangguan terhadap supply Jawa-Bali," tutupnya.
(zul/ang)
Labels:
DKI Jakarta
Thanks for reading Pemprov DKI Jakarta akan Bangun PLTG 1.000 MW dan Pantai Buatan. Please share...!

0 Komentar untuk "Pemprov DKI Jakarta akan Bangun PLTG 1.000 MW dan Pantai Buatan"