Tia Agnes Astuti - detikhot
Jakarta - Untuk mendukung eksibisi terbesar sepanjang sejarah 'Aku Diponegoro: Sang Pangeran dalam Ingatan Bangsa, dari Raden Saleh Hingga Kini' di Galeri Nasional, berbagai pihak berupaya untuk mendukungnya. Salah satunya, dengan menyediakan panduan audio selama pameran berlangsung satu bulan.
"Kami juga menyediakan layanan khusus bagi pengunjung, tur panduan audio virtual yang bisa diunduh di appsstore dan playstore," kata Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus Andre Sukmana, Selasa (3/2/2015).
Baca Juga: Tiga Lukisan Diponegoro Direstorasi Rp 400 Juta
Panduan audio ini akan memberikan informasi mengenai karya seni, obyek, artefak dan benda lainnya yang dipamerkan di eksibisi ini. "Tujuannya agar memudahkan pengunjung yang ingin lebih tahu mengenai pangeran Diponegoro dan kaitannya dengan Raden Saleh di abad ke-19," katanya.
Setelah pameran berakhir bulan depan, para kurator dan penyelenggara menyakinkan jika panduan audio ini masih dapat diunduh. Sehingga bisa diakses banyak orang di seluruh Indonesia.
Pameran digelar berkat kerjasama dari Goethe Institut, Galeri Nasional Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kedutaan Besar Jerman di Indonesia, Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Erasmus Huis, Djarum Foundation, Yayasan Taut Seni, Universitas Paramadina, dan Galeri Foto Jurnalistik Antara.
(tia/mmu)
Narasumber saat jumpa pers di pameran 'Aku Diponegoro' (Dok.Tia Agnes)
"Kami juga menyediakan layanan khusus bagi pengunjung, tur panduan audio virtual yang bisa diunduh di appsstore dan playstore," kata Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus Andre Sukmana, Selasa (3/2/2015).
Baca Juga: Tiga Lukisan Diponegoro Direstorasi Rp 400 Juta
Panduan audio ini akan memberikan informasi mengenai karya seni, obyek, artefak dan benda lainnya yang dipamerkan di eksibisi ini. "Tujuannya agar memudahkan pengunjung yang ingin lebih tahu mengenai pangeran Diponegoro dan kaitannya dengan Raden Saleh di abad ke-19," katanya.
Setelah pameran berakhir bulan depan, para kurator dan penyelenggara menyakinkan jika panduan audio ini masih dapat diunduh. Sehingga bisa diakses banyak orang di seluruh Indonesia.
Pameran digelar berkat kerjasama dari Goethe Institut, Galeri Nasional Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kedutaan Besar Jerman di Indonesia, Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Erasmus Huis, Djarum Foundation, Yayasan Taut Seni, Universitas Paramadina, dan Galeri Foto Jurnalistik Antara.
(tia/mmu)
Labels:
Art
Thanks for reading Panduan Audio Pameran 'Aku Diponegoro' Dapat Diunduh Gratis . Please share...!

0 Komentar untuk "Panduan Audio Pameran 'Aku Diponegoro' Dapat Diunduh Gratis "