Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Terkait pengeroyokan Pratu Rezki Datu Wali, anggota TNI Angkatan Darat yang diduga dilakukan kawanan geng motor, di Pantai Losari, Makassar, sekitar pukul 03.30 wita, Minggu (1/2), Kepala Penerangan Kodam VII Wirabuana menyebutkan kasus tersebut dalam penanganan pihak Detasemen Polisi Militer (Denpom) yang akan bekerjasama dengan pihak kepolisian.
"Sudah ditangani Denpom, tidak mungkin Denpom bekerja sendiri, sudah koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menangkap pelaku," ujar Kepala Penerangan Kodam Letkol CZI I Made Sutia saat dihubungi detikcom.
Made menambahkan, akibat pengeroyokan yang dialami Pratu Rezki mengalami luka memar di kepala dan sudah kembali ke rumahnya.
"Korban waktu kejadian bareng pacarnya, dari keterangannya dia mau pulang, mungkin dia dipalak oleh kawanan geng motor," pungkas Made.
Saat kejadian, Pratu Rezki ditolong tukang parkir bernama Aco Badora, yang membawa korban ke rumah sakit Stella Maris, yang tidak jauh dari lokasi pengeroyokan. Pelaku dikeroyok sekitar 20 anggota kawanan geng motor yang membawa senjata tajam.
(mna/try)
"Sudah ditangani Denpom, tidak mungkin Denpom bekerja sendiri, sudah koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menangkap pelaku," ujar Kepala Penerangan Kodam Letkol CZI I Made Sutia saat dihubungi detikcom.
Made menambahkan, akibat pengeroyokan yang dialami Pratu Rezki mengalami luka memar di kepala dan sudah kembali ke rumahnya.
"Korban waktu kejadian bareng pacarnya, dari keterangannya dia mau pulang, mungkin dia dipalak oleh kawanan geng motor," pungkas Made.
Saat kejadian, Pratu Rezki ditolong tukang parkir bernama Aco Badora, yang membawa korban ke rumah sakit Stella Maris, yang tidak jauh dari lokasi pengeroyokan. Pelaku dikeroyok sekitar 20 anggota kawanan geng motor yang membawa senjata tajam.
(mna/try)
Labels:
Makassar
Thanks for reading Penjelasan Kodam Wirabuana soal Pengeroyokan Pratu Rezki oleh Geng Motor. Please share...!

0 Komentar untuk " Penjelasan Kodam Wirabuana soal Pengeroyokan Pratu Rezki oleh Geng Motor"