TNI dan Basarnas (Angung/detikFoto)
"Kita sudah komunikasikan dengan Basarnas (pembahasan SOP SAR gabungan). Siang ini saya akan hadir sarasehan di Basarnas mengenai pelaksanaan SAR," ujar Ade usai memberikan penghargaan di lapangan Komando Armada RI Kawasan Barat, di jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2015).
Agenda pembahasan itu muncul karena, tim SAR gabungan menunjukkan kinerja yang memuaskan saat menangani kecelakaan AirAsia QZ8501. Hanya dalam waktu 3 hari, tim SAR gabungan dapat menemukan lokasi jatuhnya pesawat.
Dijelaskan Ade, dalam SOP SAR gabungan yang akan dibahas tersebut, TNI dan Basarnas akan mengimplementasikan UU Nomor 29 Tahun 2014 terkait pencarian dan pertolongan. Menurutnya, dalam SAR sendiri terdapat dinamika nasional yang harus dibagi-bagi.
"Sebenarnya SAR itu sendiri ada dinamika nasional, memang ada kondisi namanya SAR maritim, SAR udara, dan SAR di darat," terang Mantan Panglima Komando RI Kawasan Timur ini.
"Karena ada beberapa mekanisme yang perlu diketahui, SAR di darat seperti apa, SAR di laut seperti apa, dan SAR di udara seperti apa. Untuk melaksanakan SAR memerlukan kompetensi dan keahlian," tambahnya.
(tfn/bar)

0 Komentar untuk "Sukses Evakuasi AirAsia QZ8501, TNI dan Basarnas Akan Bahas SOP SAR Gabungan "