Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jakarta - Tim 9 bentukan Presiden Joko Widodo telah mengumpulkan sejumlah informasi dari berbagai pihak, termasuk dari Polri dan KPK. Tim yang diketuai Buya Syafi'i Ma'arif itu akan memberikan kesimpulan soal penyelesaian konflik KPK Vs Polri sebelum Presiden Jokowi melakukan lawatan ke luar negeri.
"Kami datang ke sini mengadakan tukar pikiran sekaligus kami menghimpun fakta-fakta, menghimpun keterangan-keterangan yang berkaitan dengan kisruh hubungan kerja KPK dengan Polri antara pribadi polisi yang diproses hukum KPK maupun pribadi pimpinan KPK yang diproses hukum Polri," kata anggota Tim 9, Jimly Asshiddiqie di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015).
Enam orang anggota Tim 9 ikut hadir di KPK, yakni Jimly Asshiddiqie, Bambang Widodo Umar, Hikmahanto Juawana, Tumpak Hatorangan Panggabean, Erry Riyana, dan Imam Prasodjo. Selama dua jam, mereka menggali informasi dari pimpinan KPK.
"Kami sebagai Tim 9 hadir pada hari ini enam orang mendiskusikan berbagai aspek mengenai masalah yang kita hadapi dan kami menganggap fakta-fakta important (penting) lengkap malam ini. Selama lebih dua jam kita juga himpun dan segera kami akan adakan rapat lalu kemudian segera juga sampaikan masukan untuk diambil tindakan segera oleh presiden," jelas Jimly.
Setelah dari KPK, tim akan langsung mengadakan rapat untuk membuat kesimpulan yang akan disampaikan ke presiden. Kesimpulan itu harus selesai sebelum Presiden Jokowi melawat ke luar negeri pada 5-10 Februari 2015.
"Masukan itu nanti akan kami sampaikan sehingga sebelum presiden berangkat ke luar negeri kita harapkan ketegangan di antara kedua belah pihak itu bisa diturunkan tensinya," tegas Jimly.
Lalu kesimpulan apa yang akan disampaikan ke Presiden?
"Kita tidak bisa menyampaikan apa yang akan kita rekomendasikan sebelum Bapak Presiden mendengarkan. Karena kita tidak mau lewat media," tutur anggota Tim 9 yang lain, Hikmahanto Juwana.
(kha/bpn)
"Kami datang ke sini mengadakan tukar pikiran sekaligus kami menghimpun fakta-fakta, menghimpun keterangan-keterangan yang berkaitan dengan kisruh hubungan kerja KPK dengan Polri antara pribadi polisi yang diproses hukum KPK maupun pribadi pimpinan KPK yang diproses hukum Polri," kata anggota Tim 9, Jimly Asshiddiqie di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015).
Enam orang anggota Tim 9 ikut hadir di KPK, yakni Jimly Asshiddiqie, Bambang Widodo Umar, Hikmahanto Juawana, Tumpak Hatorangan Panggabean, Erry Riyana, dan Imam Prasodjo. Selama dua jam, mereka menggali informasi dari pimpinan KPK.
"Kami sebagai Tim 9 hadir pada hari ini enam orang mendiskusikan berbagai aspek mengenai masalah yang kita hadapi dan kami menganggap fakta-fakta important (penting) lengkap malam ini. Selama lebih dua jam kita juga himpun dan segera kami akan adakan rapat lalu kemudian segera juga sampaikan masukan untuk diambil tindakan segera oleh presiden," jelas Jimly.
Setelah dari KPK, tim akan langsung mengadakan rapat untuk membuat kesimpulan yang akan disampaikan ke presiden. Kesimpulan itu harus selesai sebelum Presiden Jokowi melawat ke luar negeri pada 5-10 Februari 2015.
"Masukan itu nanti akan kami sampaikan sehingga sebelum presiden berangkat ke luar negeri kita harapkan ketegangan di antara kedua belah pihak itu bisa diturunkan tensinya," tegas Jimly.
Lalu kesimpulan apa yang akan disampaikan ke Presiden?
"Kita tidak bisa menyampaikan apa yang akan kita rekomendasikan sebelum Bapak Presiden mendengarkan. Karena kita tidak mau lewat media," tutur anggota Tim 9 yang lain, Hikmahanto Juwana.
(kha/bpn)
Labels:
Tim 9
Thanks for reading Tim 9 Akan Beri Kesimpulan Soal KPK Vs Polri Sebelum Presiden ke Luar Negeri . Please share...!

0 Komentar untuk "Tim 9 Akan Beri Kesimpulan Soal KPK Vs Polri Sebelum Presiden ke Luar Negeri "