Ghazali Dasuqi - detikNews
Situbondo - Untuk meningkatkan
produksi hasil pertanian, petani di Situbondo mendapat bantuan sebanyak
27 traktor dan 12 unit mesin pompa air. Namun hingga saat ini,
bantuan-bantuan itu masih tersimpan di gudang Dinas Pertanian Situbondo
di Desa Gelung Kecamatan Panarukan. Bantuan belum dibagikan karena masih
menunggu petunjuk dari pusat.
"Kami diminta menunggu petunjuk pusat untuk penyalurannya. Jadi sampai sekarang masih disimpan," kata Agus Fauzi, Kepala Dinas Pertanian Situbondo, Selasa (17/3/2015).
Agus Fauzi merinci, bantuan yang diperoleh petani Situbondo, terdiri dari 27 unit traktor merek Yanmar, dan 12 unit mesin pompa air merek Kubota. Hanya saja, Agus tidak bisa menjelaskan secara detail, bantuan itu berasal dari mana. Dia hanya menyebutkan, jika bantuan itu hasil Jasmas anggota DPR RI.
"Simbolis penyerahannya ya yang di Ngawi itu, bapak presiden Jokowi langsung. Saya juga sempat kaget mendapat bantuan itu, karena sebelumnya tidak mengusulkan. Yang jelas ini kaitannya dengan upaya peningkatan swasembada pangan," papar Agus Fauzi.
"Traktornya masih ada di gudang, belum dibagikan ke kelompok tani. Jadi tinggal ngambil saja," pungkas Agus Fauzi.
Di Ponorogo, traktor urung diberikan dengan alasan administrasi. Di Ngawi, 34 traktor diberikan. Padahal dalam seremoni disebutkan alat pertanian itu akan diberikan ke petani.
(fat/try)
(Foto: Wiji N/detikFinance)
"Kami diminta menunggu petunjuk pusat untuk penyalurannya. Jadi sampai sekarang masih disimpan," kata Agus Fauzi, Kepala Dinas Pertanian Situbondo, Selasa (17/3/2015).
Agus Fauzi merinci, bantuan yang diperoleh petani Situbondo, terdiri dari 27 unit traktor merek Yanmar, dan 12 unit mesin pompa air merek Kubota. Hanya saja, Agus tidak bisa menjelaskan secara detail, bantuan itu berasal dari mana. Dia hanya menyebutkan, jika bantuan itu hasil Jasmas anggota DPR RI.
"Simbolis penyerahannya ya yang di Ngawi itu, bapak presiden Jokowi langsung. Saya juga sempat kaget mendapat bantuan itu, karena sebelumnya tidak mengusulkan. Yang jelas ini kaitannya dengan upaya peningkatan swasembada pangan," papar Agus Fauzi.
"Traktornya masih ada di gudang, belum dibagikan ke kelompok tani. Jadi tinggal ngambil saja," pungkas Agus Fauzi.
Di Ponorogo, traktor urung diberikan dengan alasan administrasi. Di Ngawi, 34 traktor diberikan. Padahal dalam seremoni disebutkan alat pertanian itu akan diberikan ke petani.
(fat/try)

0 Komentar untuk "27 Traktor untuk Petani Situbondo Masih Ngendon di Gudang Dinas Pertanian "