Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Organisasi yang mewadahi
para advokat di Indonesia saat ini cukup banyak. Namun calon Ketum
Peradi, Hasanuddin Nasution menyebut, hampir seluruh organisasi advokat
terlahir karena adanya perkelahian.
"Kalau dilihat nama-nama ini kecuali Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM), hampir semua (organisasi advokat) lahir karena perkelahian," kata Hasanuddin dalam debat terbuka caketum Peradi di Gedung Teater Kecil IKJ, Kompleks TIM, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2015).
Hasanuddin mengaku menghabiskan waktu selama 10 tahun sebelum memutuskan terjun di dunia advokat. Selama itu ia berpikir apakah advokat adalah profesi yang baik atau tidak.
"Lalu saya berpikir juga, kalau kita tidak ada dalam sistem, seburuk apapun, kita tidak bisa mengubahnya menjadi lebih baik," ucapnya.
Hingga kemudian ia bergabung dalam profesi advokat pada tahun 1997. Dengan harapan, jika bergabung di dalamnya, Hasanuddin memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memperbaiki citra profesi advokat.
"Apakah pernah advokat dipandang baik oleh masyarakat? Menurut saya belum pernah. Tapi saya tidak skeptis terhadap hal itu," ujarnya.
Ketua umum Peradi akan dipilih dalam Munas ke 2 yang akan diselenggarakan di Makassar pada 26-28 Maret mendatang. Sementara acara debat terbuka kali ini diselenggarakan oleh organisasi Kurator Advokat Mediator Penggemar Permata Batu Akik (KAMPPAK).
(kff/vid)
"Kalau dilihat nama-nama ini kecuali Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM), hampir semua (organisasi advokat) lahir karena perkelahian," kata Hasanuddin dalam debat terbuka caketum Peradi di Gedung Teater Kecil IKJ, Kompleks TIM, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2015).
Hasanuddin mengaku menghabiskan waktu selama 10 tahun sebelum memutuskan terjun di dunia advokat. Selama itu ia berpikir apakah advokat adalah profesi yang baik atau tidak.
"Lalu saya berpikir juga, kalau kita tidak ada dalam sistem, seburuk apapun, kita tidak bisa mengubahnya menjadi lebih baik," ucapnya.
Hingga kemudian ia bergabung dalam profesi advokat pada tahun 1997. Dengan harapan, jika bergabung di dalamnya, Hasanuddin memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memperbaiki citra profesi advokat.
"Apakah pernah advokat dipandang baik oleh masyarakat? Menurut saya belum pernah. Tapi saya tidak skeptis terhadap hal itu," ujarnya.
Ketua umum Peradi akan dipilih dalam Munas ke 2 yang akan diselenggarakan di Makassar pada 26-28 Maret mendatang. Sementara acara debat terbuka kali ini diselenggarakan oleh organisasi Kurator Advokat Mediator Penggemar Permata Batu Akik (KAMPPAK).
(kff/vid)
Labels:
Peradi
Thanks for reading Caketum Peradi: Hampir Semua Organisasi Advokat Lahir Karena Perkelahian . Please share...!

0 Komentar untuk "Caketum Peradi: Hampir Semua Organisasi Advokat Lahir Karena Perkelahian "