Indah Mutiara Kami - detikNews
Jakarta - Tidak ada agenda pemilihan
ketum pada Kongres PDIP di Bali pada April mendatang karena sudah pasti
akan dipegang lagi oleh Megawati Soekarnoputri. Namun, bila melihat
deretan tokoh potensial PDIP, para pakar merekomendasikan Joko Widodo
untuk memimpin partai banteng moncong putih ini.
Di sisi lain, Puan Maharani justru menjadi tokoh yang paling tidak direkomendasikan untuk jadi Ketum PDIP. Putri Megawati Soekarnoputri itu juga ada di posisi paling bawah dalam 10 aspek yang dinilai oleh para pakar.
"Berdasarkan pendapat pakar atau opinion makers pada survei ini, figur yang paling direkomendasikan menjadi Ketum PDIP adalah Joko Widodo, Ganjar Pranowo, Pramono Anung, dan Maruarar Sirait," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda.
Pendapat para pakar ini dirangkum dalam dalam Pemaparan Hasil Survei Pakar & Opinion Leaders Seri II 'Menyongsong Kongres PDI Perjuangan: Regenerasi atau Degenerasi?' di Hotel Sofyan, Jl Cut Meutia, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2015). Rilis survei ini juga dihadiri oleh pengamat politik Prof. Hamdi Muluk dan Prof. Ikrar Nusa Bakti.
Sebanyak 200 pakar pada bulan Desember 2014-Februari 2015 diminta memberi penilaian pada 9 tokoh potensial di PDIP. Mereka adalah Ganjar Pranowo, Hasto Kristianto, Joko Widodo, Maruarar Sirait, Megawati Soekarnoputri, Pramono Anung, Prananda Prabowo, Puan Maharani, dan Tjahjo Kumolo.
Survei ini menggunakan metode uji kelayakan figur melalui 3 tingkatan penyaringan yaitu meta analisis (analisis pemberitaan media, hasil survei, dan dokumentasi studi yang relevan), focus group discussion, serta penilaian kapabilitas dan akseptabilitas oleh pakar dan opinion leaders. Ada 10 aspek penilaian terhadap 9 tokoh PDIP tersebut.
Sepuluh aspek itu adalah integritas, kompetensi dan kapabilitas, visi dan gagasan, komunikasi elite, komunikasi publik, akseptabilitas publik, pengalaman dan prestasi kepemimpinan, kemampuan memimpin organisasi kepartaian, kemampuan memimpin koalisi partai politik di pemerintahan, serta kemampuan memimpin pemerintahan dan negara. Puan berada di posisi paling bawah untuk semua aspek tersebut. Dari skala 1-10, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu pun hanya mendapat nilai rata-rata 5,74.
Berurutan dari kiri ke kanan; Hasto Kristiyanto, Puan Maharani, Megawati, Jokowi, dan
Prananda (berkacamata) - (Foto-detikcom)
Di sisi lain, Puan Maharani justru menjadi tokoh yang paling tidak direkomendasikan untuk jadi Ketum PDIP. Putri Megawati Soekarnoputri itu juga ada di posisi paling bawah dalam 10 aspek yang dinilai oleh para pakar.
"Berdasarkan pendapat pakar atau opinion makers pada survei ini, figur yang paling direkomendasikan menjadi Ketum PDIP adalah Joko Widodo, Ganjar Pranowo, Pramono Anung, dan Maruarar Sirait," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda.
Pendapat para pakar ini dirangkum dalam dalam Pemaparan Hasil Survei Pakar & Opinion Leaders Seri II 'Menyongsong Kongres PDI Perjuangan: Regenerasi atau Degenerasi?' di Hotel Sofyan, Jl Cut Meutia, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2015). Rilis survei ini juga dihadiri oleh pengamat politik Prof. Hamdi Muluk dan Prof. Ikrar Nusa Bakti.
Sebanyak 200 pakar pada bulan Desember 2014-Februari 2015 diminta memberi penilaian pada 9 tokoh potensial di PDIP. Mereka adalah Ganjar Pranowo, Hasto Kristianto, Joko Widodo, Maruarar Sirait, Megawati Soekarnoputri, Pramono Anung, Prananda Prabowo, Puan Maharani, dan Tjahjo Kumolo.
Survei ini menggunakan metode uji kelayakan figur melalui 3 tingkatan penyaringan yaitu meta analisis (analisis pemberitaan media, hasil survei, dan dokumentasi studi yang relevan), focus group discussion, serta penilaian kapabilitas dan akseptabilitas oleh pakar dan opinion leaders. Ada 10 aspek penilaian terhadap 9 tokoh PDIP tersebut.
Sepuluh aspek itu adalah integritas, kompetensi dan kapabilitas, visi dan gagasan, komunikasi elite, komunikasi publik, akseptabilitas publik, pengalaman dan prestasi kepemimpinan, kemampuan memimpin organisasi kepartaian, kemampuan memimpin koalisi partai politik di pemerintahan, serta kemampuan memimpin pemerintahan dan negara. Puan berada di posisi paling bawah untuk semua aspek tersebut. Dari skala 1-10, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu pun hanya mendapat nilai rata-rata 5,74.

0 Komentar untuk "Pakar Rekomendasikan Jokowi Jadi Ketum PDIP, Tidak untuk Puan "