-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Panglima TNI: Jangan Bicara Sinergitas Kalau Soliditas Tak Bisa Terbangun

Andri Haryanto - detikNews

Panglima TNI: Jangan Bicara Sinergitas Kalau Soliditas Tak Bisa Terbangun  
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (Puspen TNI) 
 
Jakarta - TNI dan Polri resmi menandatangani nota kesepahaman mengenai pendidikan bersama untuk calon perwira di kedua institusi tersebut. Langkah ini diharapkan dapat meredam gesekan yang beberapa kali terjadi antara dua institusi bersenjata ini.

Nota kesepahaman dilaksanakan di Gedung PTIK di sela Rapat Pimpinan TNI-Polri, Selasa (3/3/2015), dan dilaksanakan oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Wakapolri Komjen Badrodin Haiti selaku pemegang penuh mandat tugas, tanggungjawab dan wewenang Kapolri.

Secara teknis, akan dilakukan pelatihan bersama antara dua institusi yang dipusatkan di Magelang. Lama pelatihan bersama adalah enam minggu. Adapun hal-hal yang dilakukan bersama adalah mengenai pelatihan baris berbaris dan pembentukan jasmani lainnya.

"Karena membangun langkah itu bukan sesuatu yang mudah, tapi bisa dipastikan kalau langkahnya sama, pasti jiwanya sama, itu saja," kata Moeldoko di PTIK usai Rapim TNI-Polri.

Menurut jenderal bintang empat ini, dengan penyatuan pendidikan dasar bagi calon perwira TNI-Polri, diharapkan dapat membentuk soliditas diantara para individu.

"Jangan buru-buru kita bicara sinergitas kalau soliditas tidak bisa terbangun," kata Moeldoko.

"Soliditas bisa terbangun melalui, biasanya, kalau orang menderita sama-sama. Tapi kalau tidak sesuatu yang dilalui dengan gampang, enggak akan terjadi. Kalau soliditas terbangun dengan baik, pasti akan terbangun sinergitas di lapangan," sambung Moeldoko menegaskan.

 Langkah pelatihan bersama TNI-Polri ini dilakukan untuk para calon perwira. Namun gesekan kerap terjadi di level bintara. Bagaimana Moeldoko menyikapi hal itu?

"Perwira nanti akan jadi komandan di sana. Dari pimpinan itu bisa mengendalikan anak buahnya dengan baik, maka kalau terjadi sesuatu di lapangan gampang mengendalikannya. Saling melirik saja itu sudah enggak apa-apa. Kalau sekarang saling melirik dikira meledek, kan gitu," jawab Moeldoko.

Moeldoko membantah bila pola ini kembali ke zaman sebelum reformasi, dimana polisi menjadi militer, pun sebaliknya, militer menjadi polisi.

"Saya pikir semuanya‎ telah membangun karakter yang kuat," imbuh Moeldoko.

Pendidikan dasar bersama akan dimulai di tahun ajaran baru Akademi Militer dan Akademi Kepolisian 2015. Diharapkan langkah serupa juga terus berlanjut di 2016.


(ahy/bar)
Labels: Panglima, Polri, TNI

Thanks for reading Panglima TNI: Jangan Bicara Sinergitas Kalau Soliditas Tak Bisa Terbangun . Please share...!

0 Komentar untuk "Panglima TNI: Jangan Bicara Sinergitas Kalau Soliditas Tak Bisa Terbangun "

Back To Top