Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Tim percepatan evakuasi WNI di Yaman
terus melakukan upaya pemulangan terhadap para WNI yang masih berada di
daerah konflik ini. Setelah menerbangkan 110 orang, Senin (6/4/2015)
besok rencananya 52 orang akan diterbangkan ke Indonesia.
"Saat ini sudah tercatat ada 52 orang dari Tarim yang sudah mendaftar untuk evakuasi," ujar Kasatgas Evakuasi WNI-Polri Kombes Pol Krishna Murti kepada detikcom, Minggu (5/4/2015).
Para WNI ini akan diterbangkan ke Indonesia dalam 2 gelombang. Gelombang pertama, WNI akan dievakuasi dari Tarim ke Salalah via jalur darat menggunakan bus.
"Akan diberangkatkan pada Senin, 6 April 2015. Selanjutnya gelombang 2 dan seterusnya akan disesuaikan dengan percepatan pengaturan di lapangan," imbuhnya.
Tim saat ini juga tengah beerupaya mengevakuasi para mahasiswa yang berada di wilayah Mukalla. Kondisi di Mukalla saat ini masih terjadi kontak senjata antara aliansi kabilah di Haramauut dengan al-Qaeda pasca insiden perampokan oleh kelompok al-qaeda pada 3 April 2014.
Sekitar 2 ribu pasukan aliansi Kabilah masih berjaga-jaga dan menghalau al-Qaedah di wilayah tersebut. Akibatnya, sekitar 750 mahasiswa berlum bisa ditemui oleh tim karena sulitnya akses menuju ke Mukallla.
Tim telah meminta kepada para peelajar dan mahasiswa di Mukalla untuk mengatur evaskuasi via jalur darat menuju Salalah atau bergabung dengan pelajar dan mahasiswa di Tarim untuk evakuasi ke Salalah.
(mei/imk)
"Saat ini sudah tercatat ada 52 orang dari Tarim yang sudah mendaftar untuk evakuasi," ujar Kasatgas Evakuasi WNI-Polri Kombes Pol Krishna Murti kepada detikcom, Minggu (5/4/2015).
Para WNI ini akan diterbangkan ke Indonesia dalam 2 gelombang. Gelombang pertama, WNI akan dievakuasi dari Tarim ke Salalah via jalur darat menggunakan bus.
"Akan diberangkatkan pada Senin, 6 April 2015. Selanjutnya gelombang 2 dan seterusnya akan disesuaikan dengan percepatan pengaturan di lapangan," imbuhnya.
Tim saat ini juga tengah beerupaya mengevakuasi para mahasiswa yang berada di wilayah Mukalla. Kondisi di Mukalla saat ini masih terjadi kontak senjata antara aliansi kabilah di Haramauut dengan al-Qaeda pasca insiden perampokan oleh kelompok al-qaeda pada 3 April 2014.
Sekitar 2 ribu pasukan aliansi Kabilah masih berjaga-jaga dan menghalau al-Qaedah di wilayah tersebut. Akibatnya, sekitar 750 mahasiswa berlum bisa ditemui oleh tim karena sulitnya akses menuju ke Mukallla.
Tim telah meminta kepada para peelajar dan mahasiswa di Mukalla untuk mengatur evaskuasi via jalur darat menuju Salalah atau bergabung dengan pelajar dan mahasiswa di Tarim untuk evakuasi ke Salalah.
Labels:
Arab Saudi Gempur Syiah Houthi
Thanks for reading 52 WNI akan Diterbangkan ke Indonesia dari Tarim Senin Besok . Please share...!

0 Komentar untuk "52 WNI akan Diterbangkan ke Indonesia dari Tarim Senin Besok "