Rita Uli Hutapea - detikNews
Riyadh, - Arab Saudi tengah
dalam keadaan siaga atas kemungkinan serangan militan terhadap pusat
perbelanjaan ataupun instalasi minyak di negeri itu.
"Ada informasi mengenai kemungkinan aksi yang menargetkan mal atau instalasi Aramco. Kami meneruskan informasi ini kepada pasukan keamanan untuk bersiaga," ujar juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi Mansour Turki seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (20/4/2015).
Menurut Turki, dirinya tak punya informasi lebih jauh mengenai ancaman serangan militan tersebut.
Saudi yang merupakan negara eksportir minyak terbesar dunia dan sekutu strategis penting Amerika Serikat, telah menjadi target kelompok-kelompok militan selama bertahun-tahun, termasuk Al-Qaeda dan ISIS.
Saudi telah melancarkan serangan-serangan udara terhadap para pemberontak Syiah Houthi di Yaman sejak 26 Maret lalu. Bulan ini, kepolisian Saudi mengumumkan telah menangkap seorang warga Saudi yang diduga menembak mati dua polisi dan melukai dua orang lainnya dalam dua serangan terpisah di Riyadh.
"Arab Saudi menjadi target terorisme. Biasanya dalam situasi (konflik) ini, ada upaya-upaya kelompok teroris untuk mengambil kesempatan dan melakukan serangan," tutur Turki.
(ita/ita)
"Ada informasi mengenai kemungkinan aksi yang menargetkan mal atau instalasi Aramco. Kami meneruskan informasi ini kepada pasukan keamanan untuk bersiaga," ujar juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi Mansour Turki seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (20/4/2015).
Menurut Turki, dirinya tak punya informasi lebih jauh mengenai ancaman serangan militan tersebut.
Saudi yang merupakan negara eksportir minyak terbesar dunia dan sekutu strategis penting Amerika Serikat, telah menjadi target kelompok-kelompok militan selama bertahun-tahun, termasuk Al-Qaeda dan ISIS.
Saudi telah melancarkan serangan-serangan udara terhadap para pemberontak Syiah Houthi di Yaman sejak 26 Maret lalu. Bulan ini, kepolisian Saudi mengumumkan telah menangkap seorang warga Saudi yang diduga menembak mati dua polisi dan melukai dua orang lainnya dalam dua serangan terpisah di Riyadh.
"Arab Saudi menjadi target terorisme. Biasanya dalam situasi (konflik) ini, ada upaya-upaya kelompok teroris untuk mengambil kesempatan dan melakukan serangan," tutur Turki.
(ita/ita)
Labels:
Arab Saudi
Thanks for reading Arab Saudi Waspadai Kemungkinan Serangan atas Mal atau Instalasi Minyak. Please share...!

0 Komentar untuk "Arab Saudi Waspadai Kemungkinan Serangan atas Mal atau Instalasi Minyak"