Keenam produk reksa dana tersebut diluncurkan ulang pada tanggal 23 April lalu setelah memperoleh persetujuan dari OJK dan merupakan kombinasi dari Reksa Dana Saham, Pendapatan Tetap, Campuran dan Pasar Uang. Adapun keenam produk reksa dana ini telah sesuai dengan prinsip investasi Aberdeen yang didasari pada riset dan keamanan.
“Kami dikenal akan kedisiplinan kami dalam menerapkan prinsip-prinsip investasi. Kami hanya berinvestasi jangka panjang pada perusahaan-perusahaan yang telah memenuhi uji kelayakan kami. Prosesnya pun sangat detail. Kami tidak pernah investasi pada perusahaan hanya sekedar memiliki sahamnya. Selain itu, komposisi portfolio kami memiliki ciri khas tersendiri yang telah disesuaikan dengan pasar Indonesia,” ujar Sigit Wiryadi, Presiden Direktur PT. Aberdeen Asset Management.
Sangat beralasan jika Aberdeen memiliki keyakinan mengenai pemahamannya terhadap pasar modal Indonesia. Sebelum masuk ke pasar modal Indonesia melalui akuisisi, Aberdeen sendiri telah berinvestasi di Indonesia sejak tahun 1987. Hingga saat ini Aberdeen sudah menanamkan modal sebanyak USD 4,7 Miliar di Indonesia, mewakili investor-investor asing melalui produk reksa dananya. Selain pasang surut pasar investasi Indonesia, Aberdeen tentunya juga telah menyaksikan pertumbuhan pasar modal dan ekonomi Indonesia yang cukup impresif.
Perubahan berkelanjutan yang dilakukan oleh OJK dalam konteks pasar modal menurut Sigit, merupakan sinyal positif untuk berinvestasi di Indonesia melalui reksa dana. Meningkatnya kesejahteraan masyarakat dinilai dapat memberi manfaat besar bagi industri reksa dana sebagai alternatif lain untuk berinvestasi dan menghasilkan keuntungan besar.
“Setiap produk kami menekankan pentingnya memenuhi ekspektasi klien. Karena itu kami berprinsip bahwa investasi yang baik membutuhkan disiplin dan komitmen tinggi. Kami juga berfokus dalam mengidentifikasi bagaimana perusahaan tempat kami berinvestasi menjalankan bisnis dan rekam jejak mereka dalam meningkatkan pendapatan perusahaan. Inilah yang pada akhirnya meningkatkan harga sebuah saham, bukan spekulasi,” ujar Sigit lagi.
Keenam produk reksa dana milik Aberdeen saat ini telah didistribusikan melalui PT. Bank OCBC NISP, Tbk mengingat jalinan kerjasama yang telah lama terjalin dengan perusahaan perbankan tersebut. Namun demikian Aberdeen juga berencana memperluas jaringan distributor produk-produk reksa dana terbuka tersebut dalam beberapa bulan ke depan.
(adv/adv)
Labels:
Aberdeen,
Reksa Dana
Thanks for reading Aberdeen Perusahaan Asset Management Global Luncurkan Kembali 6 Reksa Dana di Indonesia. Please share...!

0 Komentar untuk "Aberdeen Perusahaan Asset Management Global Luncurkan Kembali 6 Reksa Dana di Indonesia"