-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Buruh Tak Pernah Demo, Kabupaten Bandung Raup Investasi Rp 6 Triliun

Muhammad Idris - detikfinance
Buruh Tak Pernah Demo, Kabupaten Bandung Raup Investasi Rp 6 Triliun 
Ilustrasi (Foto: dok.detikFinance)
 
Jakarta -Hingga kuartal pertama 2015, pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berhasil menarik investasi Rp 6 triliun di beberapa sektor industri. Bupati Kabupaten Bandung Dadang M Nasser mengatakan, besarnya investasi yang masuk tak lepas dari stabilnya iklim usaha di Kabupaten Bandung.

"Investasi yang sudah masuk Rp 6 triliun, kebanyakan dari Jepang. Kabupaten (Bandung) relatif stabil investasinya dibanding daerah lain di Jawa Barat," kata Dadang di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (4/5/2015).

Kunci stabilnya iklim investasi di wilayahnya, menurut Dadang, adalah tidak ada polemik antara buruh dengan pengusaha.

"Kabupaten Bandung enggak ada yang demo-demo. Nggak adalah buruh demo yang aneh-aneh, makanya aman (investasi)," ujar Dadang

Diungkapkan Dadang, investasi yang masuk ke Kabupaten Bandung, sebagian besar berasal dari investor Jepang.

"Tadi malam saja baru saya setujui investasi dari Jepang. Di antara investasi yang masuk, paling besar investasi untuk pembangunan pabrik susu," jelasnya.

Pabrik sekaligus peternakan susu baru ini, kata Dadang, akan menjadi pabrik susu terbesar di Indonesia.

"Pabrik terbesar kan milik Ultra sekarang juga ada di Kabupaten Bandung, ini lebih besar dari Ultra. Saya lupa persis investasi yang ditanam berapa," jelasnya.

Dadang mengatakan, pihaknya akan menggenjot investasi yang masuk setelah proyek Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) rampung dibangun.

"Kita kan paling dekat dengan Kota Bandung dari sisi pasar. Setelah ada Tol Soroja ada beberapa kawasan (industri) baru yang dibangun," imbuhnya.(ang/ang)
Labels: Bandung, Bandung Raup Investasi Rp 6 T, Buruh Tak Pernah Demo

Thanks for reading Buruh Tak Pernah Demo, Kabupaten Bandung Raup Investasi Rp 6 Triliun. Please share...!

0 Komentar untuk "Buruh Tak Pernah Demo, Kabupaten Bandung Raup Investasi Rp 6 Triliun"

Back To Top