Direktur Perencanaan Teknis Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Ratna Dewi Andriati menerangkan, setidaknya ada 3 tantangan utama yang perlu menjadi perhatian.
Pertama, kata dia, soal anggaran. Sama halnya dengan kementerian lain, pencairan anggaran sedikit mengalami keterlambatan lantaran adanya perubahan tata nama alias nomenklatur.
"Sebelumnya kan kita dianggarkan dengan nama Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sedangkan sekarang kan berganti menjadi Kementerian Desa PDTT. Jadi, anggaran yang sebelumnya harus ditutup dulu dipindahkan ke yang baru ini. Harus tunggu proses ini," kata dia kepada detikFinance, awal pekan ini.
Kedua, kendala proses pelelangan kontraktor pembangunan permukiman untuk para transmigran. Ia menjelaskan, kewenangan pelaksanaan lelang kontraktor diserahkan kepada pemerintah kabupaten di wilayah tujuan transmigrasi.
Sayangnya, pemerintah daerah setempat cenderung menunda kegiatan pelelangan lantaran menunggu pengesahan nomenklatur tersebut termasuk masalah pencairan dana.
"Ini terutama terkait Petunjuk Operasional Kerja (POK). Terkait tata cara untuk melakukan lelang, pencairan anggaran, dan sebagainya. Rencananya, POK baru kita serahkan 4 Juni mendatang," ujar dia.
Labels:
Jokowi,
Tanttangan Program Transmigrasi Jokowi,
Transmigrasi
Thanks for reading Ini Tantangan Program Transmigrasi Jokowi. Please share...!

0 Komentar untuk "Ini Tantangan Program Transmigrasi Jokowi"