WANG ZHAO/AFP/Getty Images
Jakarta - Jepang mengukir sejarah di Piala
Sudirman. Untuk pertama kalinya Jepang menjejak final dalam kejuaraan
bulutangkis beregu campuran itu.
Jepang sukses melenggang ke partai puncak dengan kemenangan tipis 3-2 atas Korea Selatan. Kehilangan poin di nomor ganda putra dan tunggal putra, Jepang sukses meraih angka dari tiga nomor lain pada semifinal yang bergulir di Dongfeng Nissan Sports Center pada Sabtu (16/5/2015).
Istimewanya, tiket final itu menjadi pengalaman pertama Jepang sejak Piala Sudirman digulirkan pada 1989 di Jakarta. Keberhasilan itu sekaligus menambah panjang daftar tim nasional yang bisa menjejak final.
Sepanjang 13 edisi pelaksanaan kejuaraan beregu campuran itu sebelumnya, hanya empat negara yang bisa menggapai final. Yakni, China, Korea, Indonesia dan Denmark. Di antara keempat tim itu, hanya tiga yang pernah menjadi juara. China masih mengoleksi titel terpanjang dengan sembilan kali, disusul Korea (3 kali), dan Indonesia (1 kali).
Malah, Jepang sudah membuat sejarah ketika berhasil sampai di semifinal. Pengalaman itu juga menjadi yang pertama kalinya bagi Jepang sejak tahun 1989.
Torehan positif itu seolah membuktikan jika Jepang tak kebetulan menjadi juara Piala Thomas dan runner-up Piala Uber di New Delhi, India tahun lalu. Keberhasilan dua tahun terakhir itu membuktikan jika mereka adalah kekuatan yang patut diwaspadai. Kala itu di Piala Thomas, Jepang sudah membuat kejutan di semifinal dengan mengalahkan China dengan skor telak 3-0. Tim putri Jepang meraih runner-up setelah dikalahkan China 3-0.
Siap ukir sejarah baru lagi, Jepang?
(fem/nds)
Jepang sukses melenggang ke partai puncak dengan kemenangan tipis 3-2 atas Korea Selatan. Kehilangan poin di nomor ganda putra dan tunggal putra, Jepang sukses meraih angka dari tiga nomor lain pada semifinal yang bergulir di Dongfeng Nissan Sports Center pada Sabtu (16/5/2015).
Istimewanya, tiket final itu menjadi pengalaman pertama Jepang sejak Piala Sudirman digulirkan pada 1989 di Jakarta. Keberhasilan itu sekaligus menambah panjang daftar tim nasional yang bisa menjejak final.
Sepanjang 13 edisi pelaksanaan kejuaraan beregu campuran itu sebelumnya, hanya empat negara yang bisa menggapai final. Yakni, China, Korea, Indonesia dan Denmark. Di antara keempat tim itu, hanya tiga yang pernah menjadi juara. China masih mengoleksi titel terpanjang dengan sembilan kali, disusul Korea (3 kali), dan Indonesia (1 kali).
Malah, Jepang sudah membuat sejarah ketika berhasil sampai di semifinal. Pengalaman itu juga menjadi yang pertama kalinya bagi Jepang sejak tahun 1989.
Torehan positif itu seolah membuktikan jika Jepang tak kebetulan menjadi juara Piala Thomas dan runner-up Piala Uber di New Delhi, India tahun lalu. Keberhasilan dua tahun terakhir itu membuktikan jika mereka adalah kekuatan yang patut diwaspadai. Kala itu di Piala Thomas, Jepang sudah membuat kejutan di semifinal dengan mengalahkan China dengan skor telak 3-0. Tim putri Jepang meraih runner-up setelah dikalahkan China 3-0.
Siap ukir sejarah baru lagi, Jepang?
(fem/nds)
Labels:
Ke Final: Jepang Catat Sejarah,
Olahraga
Thanks for reading Ke Final, Jepang Catat Sejarah . Please share...!

0 Komentar untuk "Ke Final, Jepang Catat Sejarah "