Hal tersebut diungkapkan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman kepada Komisi IV DPR dalam rapat kerja, Selasa malam (26/5/2015).
"Petani harus compang-camping di lumpur hanya menikmati 10%-20% keuntungan. Sementara keuntungan yang didapat pedagang beras mencapai 100%," ungkap Amran.
Hal tersebut berdasarkan hitungannya, ketika saat ini gabah petani dijual Rp 3.500/kg, diproses jadi beras dengan rendemen 62%, harganya akan naik jadi Rp 5.000 per kg.
"Rp 5.000 per kg dari tangan petani, ketika masuk ke pasar jadi Rp 6.000-Rp 10.000 per kg. Ada keuntungan 100%. Itu keuntungan pedagang," ucapnya.
Menurutnya, harga beras saat ini bukan karena petani mematok harga tinggi, melainkan pedagang yang mengambil keuntungan hingga 100%.
(rrd/hen)
Labels:
Hanya Untung 10%,
Petani
Thanks for reading Mentan: Petani Harus Compang-Camping di Lumpur Hanya Untung 10%. Please share...!

0 Komentar untuk "Mentan: Petani Harus Compang-Camping di Lumpur Hanya Untung 10%"