Kamis, 14/05/2015 12:26 WIB
Hal ini disampaikan oleh Vice President Kadin Indonesia Bidang Koordinasi Perekonomian Wilayah Tengah, Iwan Darmawan Hanafi, dalam acara Indonesia Investment Week yang diadakan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (4/5/2015).
"Memang dana haji itu sangat sensitif penggunaannya, tapi itu hanya masalah kehati-hatian saja dalam pemakaiannya. Dana haji seharusnya dialihkan pada infrastruktur riil. Selama ini kan menganggur hanya nongkrong di deposito. Coba dialihkan ke infrastruktur. Itu jauh lebih efektif sekaligus mengurangi pendanaan utang luar negeri," papar Iwan.
Dia mengatakan, utang bilateral luar negeri membuat posisi pemerintah lemah di depan kreditur. Iwan mencontohkan, bila bank asing membiayai satu proyek infrastruktur, maka kontraktornya dari negara asal bank itu, dan muatan lokalnya sedikit.
"Dana penyelenggaraan haji yang disimpan di deposito nilainya sekitar Rp 68,7 triliun, kalau dipakai dialihkan ke infrstruktur 30% saja, itu ada Rp 20 triliun. Itu besar sekali. Selain dana haji, dana mengganggur lainya di bawah pengelolaan pemerintah adalah dana pensiun, dan dana BPJS," katanya.
(dnl/ang)
Labels:
Pengusaha,
Sarankan Jokowi Pakai Dana Haji Untuk Bangun Infrastruktur
Thanks for reading Pengusaha Ini Sarankan Jokowi Pakai Dana Haji Untuk Bangun Infrastruktur . Please share...!

0 Komentar untuk "Pengusaha Ini Sarankan Jokowi Pakai Dana Haji Untuk Bangun Infrastruktur "