Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Try Sutrisno menjadi Wakil Presiden Indonesia mulai tahun 1993 hingga 1998. Menurut Try, saat itu tugas Wapres sangat jelas yaitu sebagai pembantu presiden.
"In case, presiden berhalangan atau mati, Wapresnya tampil. Tidak benar Presiden bagian A dan Wapres bagian B, keliru itu," ujar Try menjadi pembicara di acara 'Supermentor 6: Leader', di Djakarta Theater, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (17/5/2015) malam.
"Presiden urusi ekonomi, wapres urusi bidang lain, tidak seperti itu. Presiden pimpin eksekutif pemerintah, dan Wapres membantu," tutur Try.
Selain itu, Try juga menyindir 'jam karet' yang seakan menjadi budaya di kalangan pejabat. Ia mencontohkan pada pelaksanaan Konferensi Parlemen Asia-Afrika dalam rangka Peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Gedung MPR/DPR/DPD RI. Saat itu acara molor sekitar 30 menit.
"Orang Indonesia kalau mau maju harus tepat waktu. Waktu di KAA, terlambat 30 menit, malu saya," terang Try.
"Waktu zaman saya tidak ada, keamanan, protokol, semua siap satu menit sebelum acara. Saya ingatkan beliau orang, Ketua MPR. Jangan terlambat lagi," lanjutnya.
(rna/vid)
"In case, presiden berhalangan atau mati, Wapresnya tampil. Tidak benar Presiden bagian A dan Wapres bagian B, keliru itu," ujar Try menjadi pembicara di acara 'Supermentor 6: Leader', di Djakarta Theater, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (17/5/2015) malam.
"Presiden urusi ekonomi, wapres urusi bidang lain, tidak seperti itu. Presiden pimpin eksekutif pemerintah, dan Wapres membantu," tutur Try.
Selain itu, Try juga menyindir 'jam karet' yang seakan menjadi budaya di kalangan pejabat. Ia mencontohkan pada pelaksanaan Konferensi Parlemen Asia-Afrika dalam rangka Peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Gedung MPR/DPR/DPD RI. Saat itu acara molor sekitar 30 menit.
"Orang Indonesia kalau mau maju harus tepat waktu. Waktu di KAA, terlambat 30 menit, malu saya," terang Try.
"Waktu zaman saya tidak ada, keamanan, protokol, semua siap satu menit sebelum acara. Saya ingatkan beliau orang, Ketua MPR. Jangan terlambat lagi," lanjutnya.
(rna/vid)
Labels:
Try Sutrisno,
Tupoksi Wapres dan Budaya Ngaret Pejabat
Thanks for reading Try Sutrisno Singgung Tupoksi Wapres dan Budaya Ngaret Pejabat . Please share...!

0 Komentar untuk "Try Sutrisno Singgung Tupoksi Wapres dan Budaya Ngaret Pejabat "