-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Buntut Kasus Pemerkosaan, DPD Organda Evaluasi Angkot Penyangga Jakarta

Niken Widya Yunita - detikNews
 Buntut Kasus Pemerkosaan, DPD Organda Evaluasi Angkot Penyangga Jakarta
Jakarta -Kasus pemerkosaan penumpang di angkot di kawasan Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, membuat prihatin Organda DKI, organisasi yang menaungi angkutan umum. Kepala DPD Organda DKI Safruhan Sinungan akan mengevaluasi angkot di kota-kota penyangga Jakarta.
"Saya akan mengevaluasi angkot dari daerah penyangga," ujar Ketua DPD Organda DKI Safruhan Sinungan dalam perbincangan, Senin (22/6/2015).

Menurut Safruhan, pihaknya akan mengevaluasi apakah angkot luar Jakarta ke Jakarta kelebihan armada. Bila kelebihan, angkot akan diganti dengan bus.

Safruhan menambahkan, meski angkot banyak beroperasi di Kebayoran, namun tanggung jawab pengemudi ada di Organda Tangsel, bukan Organda DKI.

"Pembinaan anggota (sopir angkot) tanggung jawabnya bukan di Organda DKI tapi Tangsel," ucap dia.
Seorang wanita diperkosa pada Jumat (19/6/2015) pukul 22.30 WIB oleh DAS, sopir angkot D01 rute Ciputat-Kebayoran. Wanita itu memang satu-satunya penumpang pada malam kejadian. Karena tak ada orang lain, DAS menawarkan tarif angkot carter sebesar Rp 35 ribu untuk mengantar korban ke tujuan.

Namun di tengah jalan, niat jahat untuk melecehkan korban muncul. DAS tega memperkosa korban lalu menurunkan korban ke Condet.





(nwy/nrl)
Labels: DPD Organda, Evaluasi Angkot Penyangga Jakarta, Pemerkosaan

Thanks for reading Buntut Kasus Pemerkosaan, DPD Organda Evaluasi Angkot Penyangga Jakarta. Please share...!

0 Komentar untuk "Buntut Kasus Pemerkosaan, DPD Organda Evaluasi Angkot Penyangga Jakarta"

Back To Top