-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Din Syamsuddin Hadiri Pertemuan 'Rusia-Islamic World' di Moskow

Ikhwanul Khabibi - detikNews

Din Syamsuddin Hadiri Pertemuan Rusia-Islamic World di Moskow  
Ketua MUI Prof. Dr. Din Syamsudin saat memberikan sambutan, diapit Sekjen OKI Mr. Iyad Madani dan Presiden Tatarstan Mr. Rustam Minnikhanov (kiri) dan Mufti Rusia Skeihk Ravil Gaynutdin (kanan) (foto: KBRI Moskow) 
 
Moskow - Ketua Majelis Ulama Indonesia merangkap Ketua PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin berkunjung ke Moskow dalam rangka menghadiri Group of Strategic Vision “Russia-Islamic World” di Hotel President, Moskow, 11-12 Juni 2015. Kegiatan diikuti Menlu Rusia, Presiden Tatarstan dan beberapa pejabat pemerintahan Rusia, Mufti Rusia dan Mufti negara eks-Uni Soviet serta 15 tokoh Muslim dari negara Islam.

Berdasarkan keterangan tertulis yang didapatkan dari KBRI Moskow, Jumat (12/6/2015), grup ini dibentuk tahun 2006 atas prakarsa mantan PM Rusia, Yevgeni Primakov dan mantan Presiden Republik Tatarstan, M. Sh. Shaimiev sejak Federasi Rusia bergabung dengan Organisasi Kerja sama Islam (OKI) sebagai observer tahun 2005. Grup bersidang secara berkala di Moskow, Kazan maupun di negara-negara Islam anggota Grup. Acara diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia, provinsi Republik Tatarstan (Federasi Rusia) dan MGIMO University c.q. Pusat Kemitraan.

Pembukaan sidang Group of Strategic Vision “Russia-Islamic World” dihadiri Sekjen OKI Mr. Iyad Madani yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kemitraan strategis Rusia-Dunia Islam mengingat antara keduanya memiliki hubungan historis, ekonomi dan sosial budaya. Selanjutnya Presiden Tatarstan, Mr. Rustam Minnikhanov dalam sambutannya menyatakan Rusia memiliki pengalaman berabad-abad bagi ko-eksistensi damai antar agama dan tidak pernah terjadi konflik antar etnis.

“Grup (Kemitraan Strategis Rusia-Dunia Islam) ini mempertemukan tokoh-tokoh Islam terkemuka berbagai negara untuk saling tukar pandangan dan membahas masalah yang berkaitan dengan interaksi antar peradaban dan budaya,” ujar Rustam.

Selanjutnya Menteri Luar Negeri Rusia Mr. Sergey Lavrov dalam sambutannya menyatakan optimis terhadap kemampuan dunia Islam dalam menanggulangi terorisme dan kesiapan Rusia mengkoordinasikan upaya memerangi terorisme maupun mencari penyelesaian damai bagi konflik di kawasan. Lavrov juga menyampaikan keprihatinan terhadap tantangan yang dihadapi dunia internasional atas konflik yang terjadi di Libya, Suriah, Irak dan Yaman. Lavrov mencatat bahwa hubungan Rusia dengan dunia Islam telah meningkat di mana Group of Strategic Vision “Russia-Islamic World” menjadi platform bagi kerja sama yang aktif.

Sementara itu Prof. Dr. Din Syamsuddin yang tampil sebagai pembicara pertama seusai pembukaan menyampaikan bahwa kemitraan strategis Rusia-Dunia Islam sangatlah penting dan mendesak mengingat dunia tengah mengalami perubahan mendasar dan menghadapi ancaman global, seperti kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, kekerasan dan terorisme.

“Karena itu friendship dan partnership perlu dikembangkan dengan siapa saja serta diperlukan common ground guna menghadapi musuh bersama peradaban dunia dimaksud,” ujar Ketua MUI itu. 


Lebih lanjut Prof. Din Syamsudin menjelaskan bahwa Rusia dan negara-negara Islam memiliki sumberdaya besar yang jika dipadukan akan membawa perubahan besar bagi peradaban umat manusia. Sumberdaya Islam tersebut meliputi sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya nilai-nilai Islami yang kuat dan menggerakan kehidupan, dan sumber daya sejarah Islam (glorious past) di masa lalu.

Jika sumberdaya tersebut digabung dengan kekuatan sumberdaya manusia dan IPTEK Rusia, maka akan menciptakan kemitraan strategis Rusia-Dunia Islam yang menjadi kekuatan baru yang signifikan dalam merestorasi kebangkitan dan kemajuan peradaban umat manusia.

Pertemuan Group of Strategic Vision “Russia-Islamic World” hari kedua (12/6) membahas berbagai langkah bersama dalam mengarahkan kehidupan global ke arah yang lebih baik, lebih damai dan lebih maju. Juga dibahas langkah-langkah dalam menghadapi ancaman radikalisme atas dasar agama yang menggunakan kekerasan, yakni dengan mengedepankan pesan Islam yang rahmatan lil’alamin.
Pada akhir sidang, peserta pertemuan menyepakati bahwa pertemuan berikutnya akan diselenggarakan di Indonesia pada Mei 2016. Prof. Din Syamsuddin selaku anggota Grup menyatakan kesediaan Indonesia menjadi tuan rumah sidang Group of Strategic Vision “Russia-Islamic World” berikutnya.


(kha/kha)
Labels: 'Rusia-Islamic World', Din Syamsuddin, Moskow

Thanks for reading Din Syamsuddin Hadiri Pertemuan 'Rusia-Islamic World' di Moskow . Please share...!

0 Komentar untuk "Din Syamsuddin Hadiri Pertemuan 'Rusia-Islamic World' di Moskow "

Back To Top