Bagus Kurniawan - detikNews
Anggota Pansel KPK, Supra Wimbarti (kiri) di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. (Bagus Kurniawan/detikcom)
Yogyakarta - Anggota Panitia Seleksi (pansel) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Supra Wimbarti mengatakan saat ini proses penjaringan masih terus berlangsung. Semua orang yang mendaftar akan mendapatkan perlakuan yang sama, tak ada jatah-jatahan lembaga untuk menjadi anggota KPK.
"Kami minta di semua lembaga untuk mengirimkan orang-orangnya untuk mendaftar di pansel. Semua diseleksi. Bukan booking seat seperti nonton film," ungkap Supra Wimbarti kepada wartawan di kantor Pukat Korupsi Universitas Gadjah Mada (UGM) di Bulaksumur, Yogyakarta, Sabtu (20/6/2015).
Supra mengaku pansel KPK juga telah bertemu dengan berbagai pihak, di antaranya dengan kepolisian dan bertemu dengan para petinggi Polri. Pansel KPK tidak hanya bertemu dengan kepolisian saja tapi juga lembaga lain seperti Badan Intelijen Nasional (BIN) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Kita minta bantuan untuk tracking, baik ke kepolisian, BIN ataupun PPATK," kata Supra.
Saat meminta bantuan ke polisi lanjut dia, pansel juga menginformasikan bila Polri ada orang-orang yang baik diimbau untuk mendaftar. Saat itu Polri kemudian mengajukan tiga nama dan berstatus polisi aktif.
"Ini hanya untuk daftar, bukan titipan. Semua akan mendapatkan perlakuan sama. Pansel melakukan jemput bola dan meminta untuk mendaftar," katanya.
(bgs/rul)
Yogyakarta - Anggota Panitia Seleksi (pansel) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Supra Wimbarti mengatakan saat ini proses penjaringan masih terus berlangsung. Semua orang yang mendaftar akan mendapatkan perlakuan yang sama, tak ada jatah-jatahan lembaga untuk menjadi anggota KPK.
"Kami minta di semua lembaga untuk mengirimkan orang-orangnya untuk mendaftar di pansel. Semua diseleksi. Bukan booking seat seperti nonton film," ungkap Supra Wimbarti kepada wartawan di kantor Pukat Korupsi Universitas Gadjah Mada (UGM) di Bulaksumur, Yogyakarta, Sabtu (20/6/2015).
Supra mengaku pansel KPK juga telah bertemu dengan berbagai pihak, di antaranya dengan kepolisian dan bertemu dengan para petinggi Polri. Pansel KPK tidak hanya bertemu dengan kepolisian saja tapi juga lembaga lain seperti Badan Intelijen Nasional (BIN) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Kita minta bantuan untuk tracking, baik ke kepolisian, BIN ataupun PPATK," kata Supra.
Saat meminta bantuan ke polisi lanjut dia, pansel juga menginformasikan bila Polri ada orang-orang yang baik diimbau untuk mendaftar. Saat itu Polri kemudian mengajukan tiga nama dan berstatus polisi aktif.
"Ini hanya untuk daftar, bukan titipan. Semua akan mendapatkan perlakuan sama. Pansel melakukan jemput bola dan meminta untuk mendaftar," katanya.
(bgs/rul)
Labels:
Pansel KPK
Thanks for reading Pansel KPK: Tidak Ada Jatah-Jatahan, Semua Pendaftar Diperlakukan Sama. Please share...!

0 Komentar untuk "Pansel KPK: Tidak Ada Jatah-Jatahan, Semua Pendaftar Diperlakukan Sama"