Teten Masduki
"Pernah disampaikan Presiden perkuat kelembagaan KPK, misalnya menambah penyidik, anggaran pemerintahnya untuk KPK diperkuat. Dari segi kelembagaan Presiden menyampaikan jumlah penyidik harus kita tambah, sekarang 100 orang kan. artinya ada dukungan finansial ke KPK diperkuat," ujar Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (3/6/20215) malam.
Teten mengatakan hal itu ketika ditanya soal upaya pemerintah untuk memperkuat KPK. Namun Teten tidak merinci berapa jumlah anggaran yang akan ditambahkan. Termasuk kapan realiasinya akan dilakukan.
Catatan detikcom, mengenai penambahan anggaran dan penambahan penyidik ini merupakan janji Jokowi saat berkampanye dalam masa Pilpres lalu.
Sementara itu Mensesneg Pratikno kembali menegaskan komitmen Presiden Jokowi dalam pemberantasan korupsi. Yakni memperkuat lembaga-lembaga penegak hukum seperti Polri, Kejagung dan KPK.
"Komitmen Presiden memperkuat lembaga hukum dalam mencegah korupsi, perkuat Polri, KPK, Kejagung dan membangun sinergi mereka," kata Pratikno.
Terkait sering kalahnya KPK dalam upaya hukum praperadilan yang dilakukan oleh tersangka korupsi, Pratikno mengatakan pemerintah tidak bisa terlalu jauh mencampuri urusan pengadilan.
"Masa pemerintah ikut campur, enggak mungkin," tuturnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Teten Masduki. Pemerintah tidak bisa ikut campur dalam hal tersebut.
"Pemerintah tidak boleh intervensi, itu wilayah pengadilan," kata Teten.
(ega/ahy)
Labels:
KPK
Thanks for reading Perkuat KPK, Jokowi Janji Tambah Anggaran dan Minta Penyidik Ditambah . Please share...!

0 Komentar untuk "Perkuat KPK, Jokowi Janji Tambah Anggaran dan Minta Penyidik Ditambah "