M Iqbal - detikNews
Istanbul - Tragedi Mavi Marmara yang terjadi pada tahun 2010 lalu membuat ribuan orang turun ke jalan di Istanbul. Mereka mengenang peristiwa serangan Israel terhadap rombongan kapal yang membawa bantuan kemanusiaan dari berbagai negara untuk Palestina.
Tragedi yang terjadi pada bulan Mei dalam misi Freedom Frotilla itu dikenal sebagai tragedi Mavi Marmara. Mavi Marmara merujuk pada nama kapal yang diserang dari total 6 kapal bantuan dari berbagai organisasi internasional yang bergerak ke Palestina.
Pantauan detikcom, puluhan ribu orang yang memakai berbagai atribut berbondong-bondong mendatangi lokasi berkumpul di halaman Masjid Fatih, Istanbul, Turki, Minggu (31/5/2015) sekitar pukul 17.00 waktu Turki atau 21.00 WIB waktu Indonesia.
Anak-anak, wanita, pemuda, orang tua, ulama dan tokoh-tokoh terutama dari Turki bergabung di lokasi yang sama. Mereka mayoritas membawa bendera Palestina, ada juga bendera Turki, Suriah, Jordania termasuk Indonesia yang diwakili oleh Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS).
Puluhan ribu warga Turki termasuk beberapa negara yang warganya ikut dalam misi Freedom Frotilla 5 tahun silam, berkumpul difasilitasi organisasi kemanusiaan terbesar di Turki IHH dan organisasi lainnya. Mereka menyuarakan perdamaian dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina.
Aksi dimulai dengan orasi dari beberapa ulama. Kemudian setelah sekitar dua jam, massa yang dibagi dua gelombang yaitu bagian depan laki-laki dan belakang perempuan, long march menuju lokasi pemakaman korban Mavi Marmara di Edirnekapi.
"Saya berada di sini karena mendukung gerakan ini, Isarel sudah membunuh banyak orang Palestina," kata pemuda Turki yang ikut dalam aksi Ahmad.
Peringatan tragei Mavi Marmara ini mendapat sorotan banyak media, termasuk detikcom yang berada di lokasi. Aksi peringatan tragedi Mavi Marmara itu berakhir jelang magrib sekitar pukul 20.40 waktu Istanbul.
(iqb/vid)
Tragedi yang terjadi pada bulan Mei dalam misi Freedom Frotilla itu dikenal sebagai tragedi Mavi Marmara. Mavi Marmara merujuk pada nama kapal yang diserang dari total 6 kapal bantuan dari berbagai organisasi internasional yang bergerak ke Palestina.
Pantauan detikcom, puluhan ribu orang yang memakai berbagai atribut berbondong-bondong mendatangi lokasi berkumpul di halaman Masjid Fatih, Istanbul, Turki, Minggu (31/5/2015) sekitar pukul 17.00 waktu Turki atau 21.00 WIB waktu Indonesia.
Anak-anak, wanita, pemuda, orang tua, ulama dan tokoh-tokoh terutama dari Turki bergabung di lokasi yang sama. Mereka mayoritas membawa bendera Palestina, ada juga bendera Turki, Suriah, Jordania termasuk Indonesia yang diwakili oleh Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS).
Puluhan ribu warga Turki termasuk beberapa negara yang warganya ikut dalam misi Freedom Frotilla 5 tahun silam, berkumpul difasilitasi organisasi kemanusiaan terbesar di Turki IHH dan organisasi lainnya. Mereka menyuarakan perdamaian dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina.
Aksi dimulai dengan orasi dari beberapa ulama. Kemudian setelah sekitar dua jam, massa yang dibagi dua gelombang yaitu bagian depan laki-laki dan belakang perempuan, long march menuju lokasi pemakaman korban Mavi Marmara di Edirnekapi.
"Saya berada di sini karena mendukung gerakan ini, Isarel sudah membunuh banyak orang Palestina," kata pemuda Turki yang ikut dalam aksi Ahmad.
Peringatan tragei Mavi Marmara ini mendapat sorotan banyak media, termasuk detikcom yang berada di lokasi. Aksi peringatan tragedi Mavi Marmara itu berakhir jelang magrib sekitar pukul 20.40 waktu Istanbul.
(iqb/vid)
Labels:
Tragedi Mavi Marmara,
Turki
Thanks for reading Ribuan Orang di Turki Turun ke Jalan Peringati Tragedi Mavi Marmara . Please share...!

0 Komentar untuk "Ribuan Orang di Turki Turun ke Jalan Peringati Tragedi Mavi Marmara "