-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Titiek Soeharto Ingin TNI/Polri Bersatu, Polri: Tergantung Masyarakat

Idham Khalid - detikNews

Jakarta - Putri mantan Presiden Soeharto, Titiek Hediati Hariyadi berharap Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo yang dipilih Presiden Joko Widodo untuk menjadi calon panglima TNI‎ dapat menyatukan kembali TNI dan Polri. Titiek berharap antara TNI dan Polri tidak dipecah-pecah lagi nantinya. Bagaimana tanggapan Polri?

"Tergantung keinginan masyarakat dan bangsa Indonesia, karena istilahnya bukan dipisahkan tugas, TNI/Polri dari dulu juga bersatu, cuma ini tergantung dari political will masyarakat bangsa apakah memang mau demikian," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Anton Charliyan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2015).
Soal pendapat atau keinginan Titiek itu, menurut Anton, Polri menyerahkan seutuhnya pada masyarakat. Sebab pemisahan TNI dengan Polri dahulunya merupakan agenda reformasi dan aspirasi komponen masyarakat.

"Kalau polisi itu terima terima saja, kalau masyarakat mau bersatu ya kita bersatu, masyarakat mau pisah ya ini kan dulu salah satu agenda reformasi, karena mahasiswa, masyarakat menginginkan demikian, nah sekarang apabila komponen masyarakat menginginkan bersatu, bisa apa Polri?‎," ujarnya.
Anton enggan menanggapi apakah pendapat penyatuan kembali TNI dengan Polri itu suatu kemunduran atau kemajuan. Menurut Anton, Polri hanya pelaksana apa yang ditetapkan oleh Undang-undang.

"Wah kita nggak bisa berpendapat, kita ini kan cuma pelaksana, Undang-undang yang berkata demikian. tergantung wacana masyarakat. Justru tanyakan kepada komponen mahasiswa, kepada ahli, kira-kira ini sesuatu yg dibutuhkan atau tidak. Polisi itu hanya melaksanakan ketentuan undang-undang," pungkasnya.
‎Politisi Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPR RI itu sebelumnya punya pertimbangan sendiri mengenai disatukannya kembali TNI dengan Polri. Ia melihat dengan dipisahkan seperti saat ini, seringkali terjadi ribut-ribut antara personel TNI dan Polri.

"Supaya nggak ada berantem-berantem terus, karena kan satu atasan. Biar nggak ada keributan-keributan. Sekarang kan kalau kita lihat polisi yang lebih menonjol, tentara dikandangkan. Tapi kalau ada bencana TNI yang dikeluarkan," terang mantan istri Letjen (Purn) Prabowo Subianto yang pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus itu.

(idh/mok)
Labels: Titiek Soeharto, TNI/Polri Bersatu

Thanks for reading Titiek Soeharto Ingin TNI/Polri Bersatu, Polri: Tergantung Masyarakat . Please share...!

0 Komentar untuk "Titiek Soeharto Ingin TNI/Polri Bersatu, Polri: Tergantung Masyarakat "

Back To Top