-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Gunakan kapal perang, 350 Pemudik diangkut menuju Surabaya

Reporter : Mohammad Yudha Prasetya | Kamis, 16 Juli 2015 04:36
 Gunakan kapal perang, 350 Pemudik diangkut menuju SurabayaKRI Banda Aceh. ©istimewa


Merdeka.com - Kapal Perang KRI Teluk Cendrawasih-533 mengangkut pemudik sebanyak 350 orang, dari Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.

Dikutip dari Antara, Komandan KRI Teluk Cendrawasih, Mayor Pelaut Rahadian Rahmadi mengatakan, kapasitas yang terbatas di kapal yang dikomandaninya tersebut, membuat daya tampung pemudik yang sanggup diangkutnya hanya sejumlah 350 orang.

"Seandainya bisa, kami angkut semua. Tapi apa daya kapasitasnya cuma 350 orang. Kita harus mempertimbangkan keselamatan, makanya yang bisa naik pun kami seleksi, yaitu yang masih sehat dan dewasa," ujarnya di Pelabuhan Sampit, Rabu (15/7) malam.
Kapal perang yang biasanya digunakan mengangkut logistik dan marinir TNI AL ini, diperbantukan untuk angkutan mudik atas usulan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, setelah melihat banyaknya penumpang yang belum terangkut akibat imbas pembatasan penumpang. Pemerintah daerah pun mengaku bersyukur atas diberikannya bantuan kapal perang ini, dengan harapan semua penumpang bisa segera terangkut.

Pantauan di Pelabuhan Sampit, KRI Teluk Cendrawasih tiba sekitar pukul 19:00 WIB. Seluruh pejabat terkait langsung menggelar rapat dadakan untuk pengaturan penumpang yang akan diangkut oleh kapal perang ini. Akhirnya disepakati, penumpang yang diangkut hanya penumpang dewasa yang sehat, sedangkan anak-anak dan lanjut usia akan diberangkatkan ke Surabaya menggunakan KM Kirana I pada Kamis siang.

Sebelum keberangkatan, Rahmadi menjelaskan kondisi kapal dan cuaca di laut kepada ratusan penumpang yang ada di terminal penumpang pelabuhan. Saat ini cuaca laut terpantau sedang kurang bersahabat, dengan ketinggian gelombang antara empat hingga lima meter, sehingga perlu kesiapan fisik dari para calon penumpang.

"Kami menjelaskan semuanya agar para penumpang siap dengan kondisi itu. Untuk logistik, kami sudah siapkan untuk perkiraan 350 penumpang itu tadi," jelas Rahmadi.

Sekretaris Daerah Kotim, Putu Sudarsana mengaku bersyukur Kotim mendapat bantuan armada untuk mengangkut pemudik. Dia berharap seluruh penumpang bisa terangkut ke tempat tujuan.

"Begitu melihat perkembangan di lapangan, Bupati langsung menyampaikan permohonan bantuan armada ini. Kita bersyukur ini bisa terlaksana," kata seorang penumpang bernama Putu, yang ikut berbaur bersama calon penumpang.
Diketahui, penumpang terlihat mulai memasuki kapal, sekitar pukul 21:00 WIB dengan tertib dan pemeriksaan yang cukup ketat oleh anggota TNI AL. Setelah melakukan persiapan kapal dan pengarahan kepada penumpang, kapal perang ini pun akhirnya berangkat meninggalkan Pelabuhan Sampit sekitar pukul 24:00 WIB. Jika dihitung waktu tempuh perjalanan selama 30 jam, maka diperkirakan kapal ini akan tiba tepat pada saat hari lebaran.
[hhw]
Labels: 350 Pemudik diangkut menuju Surabaya, Gunakan Kapal Perang

Thanks for reading Gunakan kapal perang, 350 Pemudik diangkut menuju Surabaya. Please share...!

0 Komentar untuk "Gunakan kapal perang, 350 Pemudik diangkut menuju Surabaya"

Back To Top