Ilustrasi. Pengungsi Rohingya Pengungsi etnis
Rohingya menunggu pembagian makanan jelang berbuka puasa di lokasi
penampungan sementara Desa Blang Ado, Kuta Makmur, Aceh Utara, Provinsi
Aceh. Rabu (1/7). Pemerintah daerah bersama pihak penanganan pengungsi
United Nations High Commissioner for Refugees (UHNCR) dan International
Organization for Migration (IOM) merealisasikan program perbaikan gizi
empat sehat lima sempurna bagi 339 pengungsi Rohingya yang mengalami
dehidrasi dan gangguan kesehatan lainnya pada sahur dan berbuka puasa di
kabupaten itu. (ANTARA FOTO/Rahmad)
Jakarta (ANTARA News) - Masjid Istiqlal Jakarta menghabiskan
anggaran sekitar Rp2 miliar untuk menyediakan makanan berbuka puasa
bersama yang setiap harinya disediakan sebanyak 3.000 porsi selama
Ramadhan 1436 Hijriah.
"Totalnya sekitar Rp2 miliar untuk 3.000 porsi per hari ditambah 10 hari terakhir puasa untuk menu sahur sebanyak 1.500 nasi kotak," kata Humas dan Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah kepada Antara di Jakarta, Kamis.
"Totalnya sekitar Rp2 miliar untuk 3.000 porsi per hari ditambah 10 hari terakhir puasa untuk menu sahur sebanyak 1.500 nasi kotak," kata Humas dan Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah kepada Antara di Jakarta, Kamis.
Abu mengatakan tambahan menu sahur tersebut tidak hanya untuk dibagikan kepada para jamaah yang melaksanakan iktikaf, tetapi juga masyarakat umum yang ingin bersahur di masjid.
Ia menjelaskan sumber dana Masjid Istiqlal ada dua, yakni dari APBN dan dana dari masyarakat.
Sementara itu, dana konsumsi buka puasa berasal dari APBN yang termasuk dalam anggaran Kementerian Agama.
"Kalau dana dari APBN digunakan untuk menggaji karyawan, renovasi gedung, sedangkan dana dari masyarakat dikembalikan untuk kegiatan masyarakat, seperti pengajian dan majelis taklim," kata Abu.
Di hari terakhir buka puasa bersama, Masjid Istiqlal juga turut membagikan zakat beras untuk 5.000 masyarakat sekitar dengan total keseluruhan 15 ton beras.
Masyarakat penerima zakat yang umumnya tinggal di kawasan Pasar Senen, Kemayoran dan Juanda tersebut sudah mengantre sejak pukul 16.00 WIB.
Menurut Abu, pembagian zakat beras lebih tepat sasaran untuk yang membutuhkan ketimbang zakat berupa uang tunai.
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Labels:
Istiqlal habiskan Rp2 miliar,
Untuk Berbuka Puasa
Thanks for reading Istiqlal habiskan Rp2 miliar untuk berbuka puasa. Please share...!

0 Komentar untuk "Istiqlal habiskan Rp2 miliar untuk berbuka puasa"