Permintaan penurunan tarif tersebut khususnya untuk produk andalan ekspor Indonesia seperti produk kayu, tekstil, kopi dan produk perikanan.
"Saya berharap Inggris dapat memberlakukan tarif masuk yang lebih rendah bagi produk Indonesia seperti kayu, pakaian, kopi dan produk perikanan," kata Jokowi usai pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/7/2015)
Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel menambahkan harapan tersebut seiring dengan rencana pemerintah Indonesia memulai kembali membahas kerjasama ekonomi komprehensif atau comprehensive economic partnership agreement (CEPA) antara Indonesia dengan Uni Eropa.
Targetnya melalui kerjasama ini, Indonesia bisa mendapatkan fasilitas yang lebih baik dari tarif bea masuk, seperti yang didapatkan oleh negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Vietnam.
"Kita sendiri dengan Uni Eropa sekarang sedang memulai membangun komunikasi membahas kerjasama itu (CEPA) tadi, sehingga kita dapat mendapatkan fasilitas yang sama seperti Vietnam dan Malaysia," kata Gobel.
Kerjasama CEPA Indonesia dan Uni Eropa diharapkan dapat mendorong ekspor produk Indonesia ke negara-negara Uni Eropa seperti Inggris. Gobel pun akan terbang ke London pada September mendatang untuk memulai pembahasan CEPA.
"Saya akan melakukan pertemuan dengan Inggris pada September awal, di London," tukasnya
Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag), tercatat total perdagangan Indonesia dengan Inggris pada 2014 sebesar US$ 2,5 miliar. Dengan porsi ekspor Indonesia ke Inggris adalah sebesar US$ 1,6 miliar dan impor US$ 894 juta atau surplus.(mkl/hen)
Labels:
Jokowi Harap Inggris,
Turunkan Bea Masuk Impor Produk RI
Thanks for reading Jokowi Harap Inggris Turunkan Bea Masuk Impor Produk RI. Please share...!

0 Komentar untuk "Jokowi Harap Inggris Turunkan Bea Masuk Impor Produk RI"