-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Kekerasan di Tolikara Papua Jangan Dipanas-panasi, Biarkan Polisi Bekerja

Aditya Fajar, - detikNews Kekerasan di Tolikara Papua Jangan Dipanas-panasi, Biarkan Polisi BekerjaFoto: Ari Saputra

 Jakarta - Kekerasan menimpa kaum muslim yang hendak salat Id di Tolikara, Papua. Mereka diserang, dan masjid dibakar. Insiden ini cukup menohok, terjadi di saat momen idul fitri. Pihak kepolisian dan TNI segera melakukan penanganan.

Insiden pada Jumat (17/7) pagi ini juga ramai dibahas di media sosial. Aneka komentar datang, namun harus dicatat jangan sampai ada provokasi yang meluaskan persoalan dan malah memancing kericuhan.
Ketua Umum MUI Din Syamsuddin menyampaikan agar umat islam menahan diri dan jangan terpancing. Din juga meminta agar kasus penyerangan dan pembakaran masjid itu diserahkan ke pihak kepolisian. Biarkan polisi yang bekerja.

Imbauan Din ini diharapkan bisa menenangkan umat islam. Apalagi dikhawatirkan ada oknum-oknum yang sengaja memancing dengan memanas-manasi.
Seperti disampaikan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar, toleransi harus dijaga di Tolikara. Polisi juga harus segera mengusut kasus ini.

Pihak Polda Papua juga sudah menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan memproses kasus ini. Mereka yang terlibat dalam penyerangan akan diusut.
(dra/dra)
Labels: Biarkan Polisi Bekerja, Jangan dipanas-panasi, Kekerasaan di Tolikara Papua

Thanks for reading Kekerasan di Tolikara Papua Jangan Dipanas-panasi, Biarkan Polisi Bekerja. Please share...!

0 Komentar untuk "Kekerasan di Tolikara Papua Jangan Dipanas-panasi, Biarkan Polisi Bekerja"

Back To Top