"Hingga per Juni itu cuma US$ 20 juta dolar," ungkap Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara, Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono, ditemui di Kantornya, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).
Bambang mengatakan, besaran dana tersebut sudah berdasarkan perhitungan tim teknis, di mana progres pembangunan smelter Freeport sudah mencapai 11%.
"Komitmennya sudah 11%, nanti kita akan evaluasi lagi per enam bulan, sebagai salah satu instrumen pemberian ekspor mineral konsentratnya," katanya.
Terkait izin ekspor Freeport, Bambang mengakui pihaknya telah memberikan izin rekomendasi ekspor. Mengenai volume ekspor ada ditangan Kementerian Perdagangan.
"Rekomendasi ekspor Freeport sudah keluar, berapa volume-nya itu beda urusan. Kalau saya kan hanya rekomendasi. Ya nanti Freeport yang urus sendiri ke Kemendag, saya nggak ngirim, Freeport yang ngurus sendiri," tutup Bambang.
Seperti diketahui, Freeport berencana untuk membangun pabrik smelter di Gresik US$ 2,3 miliar dengan kapasitas pengolahan 3 juta ton konsentrat per tahun.
Sebelumnya, Freeport sudah menandatangani perjanjian sewa lahan untuk smelter senilai US$ 150 juta.(rrd/hen)
Labels:
Freeport,
Pastikan bangun smelter di RI,
Sudah setor US$ 20 juta
Thanks for reading Pastikan Bangun Smelter di RI, Freeport Sudah Setor US$ 20 Juta. Please share...!

0 Komentar untuk "Pastikan Bangun Smelter di RI, Freeport Sudah Setor US$ 20 Juta"