Kepala BPIW, Hermanto Dardak mengatakan, kunci keberhasilan pemerintah Jepang dalam mengembangkan pemerataan ekonomi ada pada konektivitas antar wilayahnya, sekaligus pemusatan kegiatan industri wilayah sesuai potensi wilayah itu sendiri.
"Kita bisa contoh Tokyo-Osaka di Jepang. Pemerintah Jepang fokus di konektivitasnya. Ada jalan, ada shinkansen, ada yang lain-lain. Akhirnya apa? Akhirnya dua wilayah ini bisa berkembang berbarengan. Pusat ekonomi di satu lokasi, pusat produksi di lokasi lainnya. Kemudian, wilayah-wilayah yang ada di sepanjang jalur kereta, dan jalan itu bisa ikut berkembang," ujarnya kepada detikFinance, Senin (3/8/2015).
Pemusatan kegiatan industri kawasan, lanjut dia, dimaksudkan untuk menghidarkan persaingan antar wilayah dan tumpang tindih pembangunan. Sehingga, masing-masing wilayah punya produk unggulan masing-masing. Hal ini lah yang menurutnya kurang diperhatikan Indonesia.
"Selama ini kita nggak pernah memperhatikan pembangunan infrastruktur dengan kesesuaian potensi lokalnya. Akhirnya bangun kota yang nggak terkonsep, kawasan industri, pusat pangan, pusat bisnis numpuk di satu lokasi. Padahal, lokasi lain bisa dikembangkan satu kota baru yang pusat industrinya terfokus," tuturnya.
Pemusatan kegiatan industri sesuai potensi kawasan ini terbilang ampuh menjadikan Jepang sebagai salah satu negara maju di Asia.
"Fokus utama pengembangan wilayah di Jepang disesuaikan dengan potensi wilayahnya seperti kawasan industri Tokyo, Nagoya dan Osaka serta satu kawasan Pariwisaita Kyoto. Masing-masing punya keunggulan produknya sendiri. Jadi tidak saling bersaing, justru saling melengkapi," tutur dia.
Pola pengembangan wilayah seperti ini juga berhasil diterapkan sejumlah negara seperi India dengan pengembangan Delhi-Mumbai, juga Boston-Washington di Amerika Serikat (AS).
"Indonesia juga akan menerapkan seperti itu. Konektivitasnya diperhatikan. Kalau konektivitas sudah lalu apa? Lalu infrastruktur wilayahnya. Infrastruktur wilayah dikembangkan sesuai dengan potensi lokalnya," tegas dia.(dna/ang)
Labels:
Bangun 35 Kota Baru,
Pemerintah Tiru Jepang
Thanks for reading Bangun 35 Kota Baru, Pemerintah Tiru Jepang. Please share...!

0 Komentar untuk "Bangun 35 Kota Baru, Pemerintah Tiru Jepang"