Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews 
Foto: CNN Indonesia/Tri Wahyuni
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dijadwalkan menerima kunjungan Wali Kota Rotterdam hari ini. Keduanya akan membahas kerjasama pembangunan pelabuhan.
"Kita ingin sekali pelabuhan Rotterdam yang besar, termasuk reklamasi yang mereka lakukan di Rotterdam konsep kerjasama swastanya itu seperti apa," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2015).
"Sekarang kan kita dollar terlalu kuat nih, sebetulnya untuk pembangunan itu kita butuh duit dari luar bukan hanya duit untuk membangun kalau bicara pelabuhan, tapi juga pengalaman. Nah Rotterdam ini punya," lanjutnya.
Ahok ingin melihat konsep pembangunan yang diterapkan Wali Kota Rotterdam untuk membuat Pelabuhan Tanjung Priok lebih maju dalam bidang logistik. Selain itu juga dia ingin meminta bantuan dan masukan dari Rotterdam dalam pembangunan pulau O, P serta Q yang menjadi bagian dari proyek reklamasi.
"Makanya saya ingin tarik dia kerjain Pulau O, P, Q yang 100 hektar lebih sebelah Marunda sama Tanjung Priok. Itu harus jadi pusat logistik dan pelabuhan laut dalam di Jakarta. Bukan hanya untuk Jakarta tapi juga termasuk untuk Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah. Jadi Jakarta kan sudah hampir 60-70 persen keluar masuk barang logistik di sini tapi kita kurang dalam," terang dia.
"Jadi ini akan membantu tol lautnya Pak Jokowi. Kunci itu ada di KBN Marunda dan Bekasi yang ada Marunda center. Nah kita butuh pengalaman yang punya duit. Yang paling cocok adalah Rotterdam," pungkasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Rotterdam pernah berkunjung ke Balai Kota. Kerjasama dengan Rotterdam merupakan bagian dari sister city yang sudah terjalin sejak kepemimpinan Fauzi Bowo (Foke). Ini menjadi kunjungan keduanya.
(aws/Hbb)
(aws/Hbb)
Foto: CNN Indonesia/Tri Wahyuni
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dijadwalkan menerima kunjungan Wali Kota Rotterdam hari ini. Keduanya akan membahas kerjasama pembangunan pelabuhan.
"Kita ingin sekali pelabuhan Rotterdam yang besar, termasuk reklamasi yang mereka lakukan di Rotterdam konsep kerjasama swastanya itu seperti apa," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2015).
"Sekarang kan kita dollar terlalu kuat nih, sebetulnya untuk pembangunan itu kita butuh duit dari luar bukan hanya duit untuk membangun kalau bicara pelabuhan, tapi juga pengalaman. Nah Rotterdam ini punya," lanjutnya.
Ahok ingin melihat konsep pembangunan yang diterapkan Wali Kota Rotterdam untuk membuat Pelabuhan Tanjung Priok lebih maju dalam bidang logistik. Selain itu juga dia ingin meminta bantuan dan masukan dari Rotterdam dalam pembangunan pulau O, P serta Q yang menjadi bagian dari proyek reklamasi.
"Makanya saya ingin tarik dia kerjain Pulau O, P, Q yang 100 hektar lebih sebelah Marunda sama Tanjung Priok. Itu harus jadi pusat logistik dan pelabuhan laut dalam di Jakarta. Bukan hanya untuk Jakarta tapi juga termasuk untuk Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah. Jadi Jakarta kan sudah hampir 60-70 persen keluar masuk barang logistik di sini tapi kita kurang dalam," terang dia.
"Jadi ini akan membantu tol lautnya Pak Jokowi. Kunci itu ada di KBN Marunda dan Bekasi yang ada Marunda center. Nah kita butuh pengalaman yang punya duit. Yang paling cocok adalah Rotterdam," pungkasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Rotterdam pernah berkunjung ke Balai Kota. Kerjasama dengan Rotterdam merupakan bagian dari sister city yang sudah terjalin sejak kepemimpinan Fauzi Bowo (Foke). Ini menjadi kunjungan keduanya.
(aws/Hbb)
(aws/Hbb)
Labels:
Ahok akan Bahas Soal Pelabuhan dan Reklamasi,
Bertemu Wali Kota Rotterdam
Thanks for reading Bertemu Wali Kota Rotterdam, Ahok akan Bahas Soal Pelabuhan dan Reklamasi. Please share...!

0 Komentar untuk "Bertemu Wali Kota Rotterdam, Ahok akan Bahas Soal Pelabuhan dan Reklamasi"