Foto: CNN Indonesia/Resty Armenia
Jakarta - Mantan Ketum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin ditunjuk oleh Religions for Peace International untuk mewakili Islam sebagai penggalang petisi terkait perubahan iklim. Petisi ini ditujukan untuk Sekjen PBB Ban Ki Moon dan Presiden RI Joko Widodo.
Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (18/8/2015), petisi tentang Climate Change and Global Warming itu merupakan bagian dari Gerakan Moral Agama-Agama Samawi. Petisi tersebut dimuat di laman change.org dengan judul 'Mendesak ketetapan perubahan iklim dengan target 100% energi terbarukan pada 2050'.
"Kami menghimbau Bapak berdua sebagai pemimpin untuk segera merespon terhadap ancaman perubahan iklim dan menetapkan target energi terbarukan sebesar 100% pada tahun 2050," tulis Din dalam petisi tersebut.
Perubahan iklim menjadi salah satu tantangan moral terbesar saat ini. Din mengajak semua elemen di tingkat lokal, nasional, dan global untuk melakukan tindakan bersama.
"Kita perlu tindakan berani seperti ini untuk menjaga agar kenaikan suhu global tetap berada di bawah titik kritis berbahaya sebanyak 2 derajat, untuk menghilangkan polusi karbon menjadi ke titik nol, dan untuk menginvestasikan sumber daya dalam jalur pembangunan berkelanjutan dalam rangka membangun dunia yang lebih sejahtera, inklusif dan seimbang," papar Din di dalam petisi tersebut," paparnya.
Saat dikunjungi pada pukul 01.53 WIB, sudah ada 245.504 orang yang menandatangani petisi ini. Target dari petisi ini adalah sebanyak 300.000 orang.
Dalam waktu dekat, Din dijadwalkan menjadi pembicara tentang perubahan iklim dan global warming di 2 forum internasional yaitu di Turki dan Inggris. Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya pun sudah bertemu dengan Din untuk berdiskusi dan memberi masukan.
(imk/imk)
Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (18/8/2015), petisi tentang Climate Change and Global Warming itu merupakan bagian dari Gerakan Moral Agama-Agama Samawi. Petisi tersebut dimuat di laman change.org dengan judul 'Mendesak ketetapan perubahan iklim dengan target 100% energi terbarukan pada 2050'.
"Kami menghimbau Bapak berdua sebagai pemimpin untuk segera merespon terhadap ancaman perubahan iklim dan menetapkan target energi terbarukan sebesar 100% pada tahun 2050," tulis Din dalam petisi tersebut.
Perubahan iklim menjadi salah satu tantangan moral terbesar saat ini. Din mengajak semua elemen di tingkat lokal, nasional, dan global untuk melakukan tindakan bersama.
"Kita perlu tindakan berani seperti ini untuk menjaga agar kenaikan suhu global tetap berada di bawah titik kritis berbahaya sebanyak 2 derajat, untuk menghilangkan polusi karbon menjadi ke titik nol, dan untuk menginvestasikan sumber daya dalam jalur pembangunan berkelanjutan dalam rangka membangun dunia yang lebih sejahtera, inklusif dan seimbang," papar Din di dalam petisi tersebut," paparnya.
Saat dikunjungi pada pukul 01.53 WIB, sudah ada 245.504 orang yang menandatangani petisi ini. Target dari petisi ini adalah sebanyak 300.000 orang.
Dalam waktu dekat, Din dijadwalkan menjadi pembicara tentang perubahan iklim dan global warming di 2 forum internasional yaitu di Turki dan Inggris. Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya pun sudah bertemu dengan Din untuk berdiskusi dan memberi masukan.
(imk/imk)
Labels:
Din Syamsuddin,
Galang Petisi ke Sekjen PBB dan Jokowi,
Soal Iklim
Thanks for reading Din Syamsuddin Galang Petisi ke Sekjen PBB dan Jokowi Soal Iklim. Please share...!

0 Komentar untuk "Din Syamsuddin Galang Petisi ke Sekjen PBB dan Jokowi Soal Iklim"