Bogor - Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki berpesan kepada
seluruh kepala daerah terkait upaya pemerintah mempercepat penyerapan
anggaran. Jika memang tidak ada niat untuk korupsi, para kepala daerah
itu tak perlu takut mencairkan anggaran.
"Saya kira itu satu hal yang tidak perlu ditakutkan sepanjang mereka dalam melaksanakan fungsinya untuk menggunakan anggaran itu betul-betul proper. Jangan ada niat macam-macam deh, terutama niat untuk nerima sesuatu ya, pemberian atau janji," kata Ruki di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (24/8/2015).
"Saya kira itu satu hal yang tidak perlu ditakutkan sepanjang mereka dalam melaksanakan fungsinya untuk menggunakan anggaran itu betul-betul proper. Jangan ada niat macam-macam deh, terutama niat untuk nerima sesuatu ya, pemberian atau janji," kata Ruki di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (24/8/2015).
Jika ada temuan mencurigakan, hal yang pertama dilakukan KPK adalah meminta audit investigasi kepada BPK atau BPKP. Di dalam audit itu, barulah diketahui perbuatan melawan hukum apa yang dilakukan seorang kepala daerah.
"Baru kita maju dengan penyidikan," sambung Ruki.
"Kalau baru indikasi-indikasi, lebih baik kita kembalikan dulu pada ahlinya, yaitu auditor investigasi," lanjutnya.
Ruki menegaskan, hasil rakor dengan kepala daerah serta penegak hukum bukan sebagai toleransi tindak pidana. Namun lebih kepada menafsirkan sebuah diskresi kebijakan.
"Jadi bukan perbuatan pidananya yang ditoleransi. Dalam kebijakan itu kan enggak semuanya harus sesuai dengan garis, ada hal-hal yang perlu ditoleransi," tandasnya.
(mok/hri)
Labels:
Jika Tak Niat Macam-macam,
Ketua KPK: Ke Kepala Daerah,
Tak Usah Takut
Thanks for reading Ketua KPK ke Kepala Daerah: Jika Tak Niat Macam-macam, Tak Usah Takut. Please share...!

0 Komentar untuk "Ketua KPK ke Kepala Daerah: Jika Tak Niat Macam-macam, Tak Usah Takut"