Dokumentasi
Panglima TNI Jenderal, TNI Gatot Nurmantyo (kanan, dan Jenderal TNI
Moeldoko (kiri), saat mengikuti upacara serah terima Jabatan di Plaza
Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (14/7/15). Moeldoko
menyerahkan tugas dan tanggung jawab sebagai panglima TNI kepada
Nurmantyo karena memasuki masa pensiun. (ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf)
... cuma pendengar saja. Masalah pangan saja...Jakarta (ANTARA News) - Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, mengatakan, TNI siap berada di belakang pemerintah menstabilkan harga pangan. Sebelumnya TNI AD bersedia membantu swasembada pangan dan semua bintara pembina desa dikerahkan untuk itu.
"Apa pun yang diperlukan pemerintah saya back up. Back up mereka semuanya," kata Nurmantyo usai dipanggil Presiden Joko Widodo, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.
Dia tidak sendiri, karena Menteri Perdagangan, Thomas Lembong, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, dan Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Badrodin Haiti, juga dipanggil Jokowi membicarakan kenaikan beberapa harga pangan.
Namun begitu, Nurmantyo berujar, "Saya cuma pendengar saja. Masalah pangan saja."
Pada sisi lain, Lembong mengatakan, pertemuan itu koordinasi mengatasi lonjakan beberapa harga pangan.
Lembong mengatakan, Kementerian Perdagangan sudah berkoordinasi baik dan jika ada oknum-oknum yang terlibat mempermainkan harga pasti ditindak tegas.
Setelah harga daging sapi, maka kini
kenaikan harga juga "menular" kepada daging ayam. Kewaspadaan
ditingkatkan karena musim kering berkepanjangan berpotensi mengurangi
kapasitas produksi pangan.
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Labels:
Stabilkan harga pangan,
TNI di belakang pemerintah
Thanks for reading TNI di belakang pemerintah stabilkan harga pangan. Please share...!

0 Komentar untuk " TNI di belakang pemerintah stabilkan harga pangan"