-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

1 Oktober Diusulkan Diganti Jadi Hari Peringatan Tragedi Nasional 1965

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
 1 Oktober Diusulkan Diganti Jadi Hari Peringatan Tragedi Nasional 1965Foto: Edward Febriyati

 Jakarta - 1 Oktober setiap tahunnya diperingati sebagai hari kesaktian Pancasila. Peringatan hari kesaktian Pancasila ini dilakukan pertama kali sejak 1966 oleh Soeharto. Puluhan tahun berlalu, diusulkan agar nama peringatan diubah.

"Seyogyanya diganti Peringatan Tragedi Nasional 1965. Mengenang korban yang tewas 10 pahlawan revolusi termasuk 6 jenderal, Ade Irma Suryani Nasution dan 500 ribu orang di seluruh Indonesia," jelas sejarawan Asvi Warman Adam, Senin (28/9/2015).

Menurut Asvi, awalnya dahulu 1 Oktober diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila. Namun kemudian berubah menjadi peringatan kesaktian Pancasila, sejak 1966.

"Sejak 1970, peringatan hari lahir Pancasila dilarang Kopkamtib," tambah dia.


Asvi menjelaskan, bagaimana pun tragedi nasional 1965, tidak boleh terulang kembali. "Jadi sebaiknya temanya menuju rekonsiliasi nasional yang bermartabat setelah prahara 1965," terang dia.

Asvi mengungkapkan, peringatan hari kesaktian Pancasila selama ini yang diperingati mereduksi peran Soekarno.

"Dulu semasa Megawati jadi presiden beliau merasa risih lakukan peringatan di lubang buaya. Karena peristiwa ini akhirnya menjatuhkan Soekarno dari kursi kepresidenan setelah melalui tahapan berakhir tragis dengan penahanan Bung Karno di Wisma Yaso dan wafat setelah tidak dirawat sebagamana semestinya," urai dia.

"Entah bagaimana dengan Jokowi yang didukung PDIP partai yang terkait Bung Karno. Dulu ada pemikiran peringatan di Istana atau di Kalibata di depan makam 8 pahlawan revolusi. Karena 2 pahlawan revolusi lain dimakamkan di Yogya," tutup dia.


(aws/dra)
Labels: 1 Oktober Diusulkan Diganti, Jadi Hari Peringatan Tragedi Nasional 1965

Thanks for reading 1 Oktober Diusulkan Diganti Jadi Hari Peringatan Tragedi Nasional 1965. Please share...!

0 Komentar untuk "1 Oktober Diusulkan Diganti Jadi Hari Peringatan Tragedi Nasional 1965"

Back To Top