Foto: Gagah
"Jangan banyak silaturahim. Sering malah naik ke Jabal Rahmah atau foto-foto. Arafah itu berdiam, bermunajat, berzikir kepada Allah," kata Kepala Bidang Bimbingan Ibadah dan Pengawasan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Ali Rokhmad kepada Tim Media Center Haji (MCH) 2015 di Kantor Daker Makkah, Sabtu (19/9/2015).
Ali menjelaskan jemaah akan mulai diberangkatkan ke Arafah pada tanggal 8 Dzulhijjah (22 September 2015). Jemaah diminta membekali dirinya dengan alat-alat ibadah dan peralatan kesehatan.
"Manfaatkan untuk berdoa, bermunajat. Pemahaman terhadap eksistensi terhadap diri. Menyadari apa yang sudah dilakukan melakukan muasabah. Keselamatan diri dan keselamatan keluarga," tuturnya.
Jemaah harus mempersiapkan diri saat bergerak dari Arafah ke Muzdalifah. Selesai mengumpulkan batu, jemaah Indonesia akan melempar jumroh aqabah bersama jemaah dari negara lain.
"Siapkan melontar, istirahat. Mina terjadi kepadatan, istirahat banyak berzikir, beribadah, lontar 11-12 Dzulhijjah untuk nafar awal. Sebelum 12 maghrib lalu meninggalkan Mina," jelasnya.
(gah/ega)
Labels:
Bukan Jalan-jalan,
Jemaah!,
Sebaiknya Wukuf itu Berzikir dan Berdoa
Thanks for reading Jemaah! Sebaiknya Wukuf itu Berzikir dan Berdoa, Bukan Jalan-jalan. Please share...!

0 Komentar untuk "Jemaah! Sebaiknya Wukuf itu Berzikir dan Berdoa, Bukan Jalan-jalan"