-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

PDIP Ungkap Nostalgia Masa Lalu Rizal Ramli-Megawati

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
PDIP Ungkap Nostalgia Masa Lalu Rizal Ramli-Megawati Foto: Grandyos Zafna
 

Rizal Ramli menyebut pertemuan itu semacam nostalgia kawan lama. Elite PDIP menyebut pertemuan itu sebenarnya sudah lama direncanakan.

"Yang pertama rencana pertemuan itu sudah lama sebelum muncul kontroversi soal pembangkit listrik 35 ribu megawatt," kata Ketua DPP PDIP yang juga sahabat Rizal Ramli, Hendrawan Supratikno kepada detikcom, Kamis (10/9/2015).
Hendrawan mengungkap kedekatan Rizal Ramli dengan PDIP sudah cukup lama. "Pada saat saya belum di DPP, ketika masih ada Bang Taufiq Kiemas, itu Pak Rizal sering nongol, rileks kawan lama. Tetapi karena kesibukan masing-masing tidak ketemu. Ini kebetulan ketemunya setelah ada kontroversi listrik, pelabuhan, dan lainnya," kata Hendrawan.

Rizal Ramli juga sering menghadiri acara-cara elite PDIP. Seperti hajatan mantu Hendrawan pada 23 Agustus silam.

Lalu sebenarnya apa yang diperbincangkan Rizal dan Megawati? Apakah Rizal semacam meminta dukungan ke Megawati di tengah kontroversinya?
"Hanya sharing informasi, bukan mencari dukungan, ini kan sharing informasi mengenai hal-hal yang penting kemudian mengenai ramai dibicarakan di publik kalau kita sharing informasi itu membahas kesamaan pandangan, kesamaan persepsi. Mungkin kesamaan pandangan dan persepsi ini kemudian diterjemahkan dukungan politik padahal nggak," kata Hendrawan.

Usai sowan ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat kemarin Rizal sedikit mengungkap isi pertemuan itu. Sekitar satu jam pertemuan itu jadi semacam nostalgia masa lalu keduanya.

"Ini pertemuan sahabat lama, karena saya dengan mbak Mega pernah satu kabinet 15 tahun lalu di era Gus Dur. Betul-betul pertemuan sahabat lama. Kami banyak nostalgia, tentang kejadian masa lalu," jawab Rizal.


Selain nostalgia, Rizal mengaku juga membahas sejumlah perkembangan terkini di tanah air dengan Mega. Namun, Rizal tak menjelaskan secara detail perkembangan terkini yang dia bahas dengan Mega tersebut.

Dia hanya menyebut bahwa menanggapi situasi terakhir saat ini, Mega berpesan agar ajaran mendiang Presiden Sukarno tentang tri sakti terus dilanjutkan. "Pada dasarnya mbak Mega dari dulu konsisten ingin memperjuangkan Tri Sakti yaitu berdualat secara politik, bebas, aktif. Berdaulat secara ekonomi dan punya kebudayaan sendiri. Kita tidak anti asing, tapi kebudayaan kita juga harus dipertahankan," kata Rizal.


(van/try)
Labels: PDIP Ungkap Nostalgia Masa Lalu, Rizal Ramli-Megawati

Thanks for reading PDIP Ungkap Nostalgia Masa Lalu Rizal Ramli-Megawati. Please share...!

0 Komentar untuk "PDIP Ungkap Nostalgia Masa Lalu Rizal Ramli-Megawati"

Back To Top