Foto: ilustrasi
Jakarta -Banyak waduk di Indonesia kondisinya saat ini mengalami pendangkalan cukup parah, salah satu penyebab utamanya karena kegemaran masyarakat yang buang sampah di sungai. Seperti yang terjadi di Waduk Muara, Nusa Dua, Bali.Direktur Jenderal Sumberdaya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mudjiadi mengatakan, permasalahan yang dihadapi oleh Waduk Muara saat ini adalah permasalahan sedimentasi akibat sampah.
Masyarakat, menurutnya kurang peduli dengan kelestarian lingkungan sehingga masih kerap membuang sampah ke aliran sungai. Sampah tersebut terbawa aliran sungai sehingga mempercepat proses pendangkalan dan mengakibatkan aliran air menuju waduk menjadi tidak lancar.
"Permasalahan yang dihadapi Waduk Muara saat ini adalah sedimentasi dan sampah, karena letak Waduk Muara yang berada di badan sungai yaitu di bagian muara Tukad Badung, Waduk Muara, Nusa Dua," kata Mudjiadi, dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2015).
Padahal, kata Mudjiadi, keberadaan waduk yang dibangun tahun 1993 dan selesai 1996 ini sangat penting bagi kawasan Nusa Dua, Bali. Waduk Muara mensuplai air bersih perkotaan sekitar 300 liter per detik dengan luas genangan 35 hektar.
Tujuan dibangunnya Waduk Muara adalah untuk memanfaatkan sumber daya air dalam pemenuhan air baku, dan upaya pengembangannya untuk optimalisasi pemenuhan kebutuhan air bersih, dan penanggulangan banjir.
"Waduk dikelola oleh PDAM Kabupaten Badung. Selain itu, waduk ini juga menampung air hujan dari daerah pengaliran kedua sungai yang terbuang ke laut setiap waktu sebagai pengendali banjir, dan mendorong peningkatan pariwisata lingkungan," kata dia.
Untuk itu, diakuinya, saat ini timnya di lapangan sedang melakukan sejumlah upaya untuk menanggulangi sedimentasi tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan pengerukan endapan atau sedimentasi sebagai upaya normalisasi waduk sehingga memiliki tampungan sesuai kapaisitas normalnya.
"Balai Wilayah Sungai Bali Penida melakukan beberapa penanganan seperti mengoptimalkan kemampuan operasi Waduk Muara dengan melakukan normalisasi tampungan waduk, optimalisasi kantong lumpur yang dilengkapi dengan pintu pembilas, dan perbaikan rip-rap tubuh bendungan," tegas dia.
Waduk Muara terletak di muara Sungai di Tukad Badung, tepat di hilir Jembatan By Pass Ngurah Rai, Suwung, Denpasar terancam tak berfungsi lagi bila masyarakat terus membuang sampah ke sungai.
(dna/rrd)
Labels:
'Sekarat',
Karena Banyak Sampah,
Waduk di Bali
Thanks for reading Waduk di Bali Ini 'Sekarat' karena Banyak Sampah. Please share...!

0 Komentar untuk "Waduk di Bali Ini 'Sekarat' karena Banyak Sampah"