Ilustrasi.
Prajurit TNI AD dari Batalyon Infanteri 400/Raider yang tergabung dalam
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Papua New Guinea (PNG) bersiap
memasuki pesawat Hercules, di Lanumad A. Yani Semarang, Jawa Tengah,
Sabtu (29/11). Pasukan elite Kodam IV/Diponegoro itu akan bertugas
selama sembilan bulan diperbatasan RI-PNG untuk melakukan tugas
pembinaan teritorial dan menjaga patok batas negara. (ANTARA FOTO/R.
Rekotomo)
Ratusan prajurit yang telah ditunggu keluarganya di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Selasa, tersebut diangkut dengan menggunakan KRI Teluk Hading.
Kedatangan prajurit tersebut disambut langsung oleh Kepala Staf Kodam IV/ Diponegoro Brigadir Jenderal Joni Supriyanto.
Joni menyampaikan terima kasih atas pengabdian para prajurit selama bertugas.
"Penugasan ini memberi pengalaman berharga," katanya.
Sepulang bertugas, ia meminta seluruh prajurit segera berkonsolidasi dan mengecek seluruh perbekalan dan persenjataan.
Selain itu, ia juga meminta para prajurit untuk memeriksa kondisi kesehatannya.
Ia menjelaskan wilayah Papua merupakan endemis penyakit malaria.
Ia mengungkapkan masih ada sejumlah prajurit yang harus dirawat karena terserang malaria.
Setelah kembali ke kesatuannya, Joni menjelaskan tentang tugas yang menanti para prajurit dalam menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah serentak pada 9 Desember 2015.
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Labels:
Kembali dari,
Perbatasan RI-PNG,
Raider
Thanks for reading 449 prajurit Raider kembali dari perbatasan RI-PNG. Please share...!

0 Komentar untuk "449 prajurit Raider kembali dari perbatasan RI-PNG"