Dokumentasi
robot selam berenang bebas, bermanuver di kedalaman laut es di Timur
Antartika dalam foto handout diambil Kamis (11/10). Ilmuwan telah
memproduksi peta 3D pertama permukaan di bawah lautan es Antarktika,
yang membantu mereka lebih memahami imbas dari perubahan iklim di
Antarktika. Kelompok ilmuwan tersebut berasal dari delapan negara
menggunakan robot selam untuk mendata dunia terbalik dan beku dari
pegunungan dan lembah, memberikan perkiraan yang akurat dari ketebalan
laut es Antarktika. (REUTERS/Australian Antarctic Division/Handout)
"Pameran ini bagian dari rangkaian acara Pesta Sains Fete De La Science 2015 yang berlangsung mulai 10-24 Oktober 2015. Setiap tahun IFI menggelar acara ini dengan tema yang berbeda, tahun ini temanya tentang perubahan iklim," kata Panitia Pesta Sains 2015, Dilla Rahma.
Prancis menjadi salah satu tempat konferensi perubahan iklim dunia, kata dia maka pihak IFI mendapatkan dukungan untuk melaksanakan tema acara pesta sains tahun ini.
Topik yang diangkat
mengenai permukaan air laut, pelestarian keanekaragaman hayati dan
kemampuan manusia untuk bertindak serta beradaptasi dalam menghadapi
perubahan iklim.
"Kegiatan pameran di Sabuga ini targetnya adalah untuk pelajar SD, SMP, dan SMA namun kita terbuka untuk umum. Tujuannya untuk menjelaskan ke mereka bahwa sains itu mudah dan menyenangkan untuk dipelajari," kata Rahma.
Ia mengatakan, selain itu pameran sains tersebut juga bertujuan untuk menghimbau sebab dan akibat dari perubahan iklim dan mengajak publik Indonesia untuk lebih memahami tantangan iklim yang sedang dihadapi oleh masyarakat global saat ini.
"Kita disini menyediakan berbagai media interaktif seperti maket siklus karbon dan eksperimen akibat melelehnya salju kutub," kata dia.
"Kegiatan pameran di Sabuga ini targetnya adalah untuk pelajar SD, SMP, dan SMA namun kita terbuka untuk umum. Tujuannya untuk menjelaskan ke mereka bahwa sains itu mudah dan menyenangkan untuk dipelajari," kata Rahma.
Ia mengatakan, selain itu pameran sains tersebut juga bertujuan untuk menghimbau sebab dan akibat dari perubahan iklim dan mengajak publik Indonesia untuk lebih memahami tantangan iklim yang sedang dihadapi oleh masyarakat global saat ini.
"Kita disini menyediakan berbagai media interaktif seperti maket siklus karbon dan eksperimen akibat melelehnya salju kutub," kata dia.
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Labels:
Gelar pameran perubahan iklim,
Institut Francais Indonesia
Thanks for reading Institut Francais Indonesia gelar pameran perubahan iklim. Please share...!

0 Komentar untuk "Institut Francais Indonesia gelar pameran perubahan iklim"