Foto: Yudhistira/detikcom
Jakarta - Presiden Jokowi rencananya akan membuka pembinaan kader
Bela Negara pada tanggal 19 Oktober 2015. Selain membuka, Jokowi
nantinya juga akan melantik para kader tersebut.
"Selain membuka, presiden juga sekalian melantik kader-kader Bela Negara yang berjumlah 4.500 orang dari 45 kabupaten dan kota di Indonesia," ujar Ryamizard di Ruang Bhinneka Tunggal Ika Kementerian Pertahanan , Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Senin (12/10/2015).
Dari 45 kabupaten/kota di Indonesia, masing-masing diwajibkan mengirimkan 100 orang. 100 orang tersebut nantinya akan berasal dari beragam profesi.
"Ada orang kantoran, PNS, tokoh masyarakat," lanjutnya.
Sebelumnya dijelaskan, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mewajibkan seluruh elemen masyarakat ikut bela negara. Mulai tukang ojek hingga rektor pun wajib ikut serta dalam bela negara.
Menurutnya, bila masyarakat tidak ikut serta dalam bela negara, dirinya mempersilakan untuk angkat kaki dari Indonesia. Bela negara nantinya juga akan masuk di kurikulum mulai TK hingga perguruan tinggi.
"Kalau tak suka bela negara di sini, tidak cinta tanah air, ya angkat kaki saja dari sini. Kita bangkit dan hancur harus bersama. Dan akan ada kurikulum untuk bela negara, mulai TK hingga perguruan tinggi," tuturnya.
(yds/dra)
"Selain membuka, presiden juga sekalian melantik kader-kader Bela Negara yang berjumlah 4.500 orang dari 45 kabupaten dan kota di Indonesia," ujar Ryamizard di Ruang Bhinneka Tunggal Ika Kementerian Pertahanan , Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Senin (12/10/2015).
Dari 45 kabupaten/kota di Indonesia, masing-masing diwajibkan mengirimkan 100 orang. 100 orang tersebut nantinya akan berasal dari beragam profesi.
"Ada orang kantoran, PNS, tokoh masyarakat," lanjutnya.
Sebelumnya dijelaskan, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mewajibkan seluruh elemen masyarakat ikut bela negara. Mulai tukang ojek hingga rektor pun wajib ikut serta dalam bela negara.
Menurutnya, bila masyarakat tidak ikut serta dalam bela negara, dirinya mempersilakan untuk angkat kaki dari Indonesia. Bela negara nantinya juga akan masuk di kurikulum mulai TK hingga perguruan tinggi.
"Kalau tak suka bela negara di sini, tidak cinta tanah air, ya angkat kaki saja dari sini. Kita bangkit dan hancur harus bersama. Dan akan ada kurikulum untuk bela negara, mulai TK hingga perguruan tinggi," tuturnya.
(yds/dra)
Labels:
Akan Lantik 4.500 Kader,
Bela Negara,
Jokowi
Thanks for reading Jokowi Akan Lantik 4.500 Kader Bela Negara Pekan Depan. Please share...!

0 Komentar untuk "Jokowi Akan Lantik 4.500 Kader Bela Negara Pekan Depan"