Foto: Muhammad Nur Abdurrahman/detikcom
Makassar - Proses pencarian pesawat Aviastar DHC6 PK-BRM jenis
Twin Otter yang dilakukan tim SAR gabungan masih nihil. Keberadaan
pesawat yang hilang kontak pada Jumat (2/10) itu masih misterius.
Personel yang ikut dalam pencarian berjumlah 259 orang di bawah kendali Badan SAR Nasional itu telah menyisir di wilayah Luwu, Enrekang dan Sidrap. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.
"Hari ini saya bersama deputi potensi langsung untuk meyakinkan kondisi medan dan kondisi cuaca, ada 3 area upaya pencarian, semua saya cek langsung, sempat mendarat di perkampungan terpencil sampai saat ini belum membuahkan hasil seperti yang kita harapkan," ujar Kepala Basarnas FH Bambang Sulistyo dalam keterangan persnya di landasan pacu Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Minggu (4/10/2015).
Sulis menambahkan, pihaknya memahami terkait banyaknya informasi yang menyebutkan adanya warga yang melihat pesawat, seperti yang terjadi di Sidrap dan Enrekang.
"Situasi medan berat, 80 persen pegunungan, tebing curang, hutan lebat, tidak berpenghuni, oleh karena itu besok yang pas itu alut (alat utama) adalah helikopter masuk ke celah-celah, sementara pesawat fixed wing fokus di wilayah laut," pungkas Sulis.
Aviastar berisi 10 orang tersebut hilang pada Jumat (2/10) siang. Sedianya pesawat terbang dari Masamba hendak menuju Makassar. Namun baru mengudara 7 menit, pesawat tersebut hilang kontak.
(mna/dhn)
Personel yang ikut dalam pencarian berjumlah 259 orang di bawah kendali Badan SAR Nasional itu telah menyisir di wilayah Luwu, Enrekang dan Sidrap. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Foto: Muhammad Nur Abdurrahman/detikcom |
"Hari ini saya bersama deputi potensi langsung untuk meyakinkan kondisi medan dan kondisi cuaca, ada 3 area upaya pencarian, semua saya cek langsung, sempat mendarat di perkampungan terpencil sampai saat ini belum membuahkan hasil seperti yang kita harapkan," ujar Kepala Basarnas FH Bambang Sulistyo dalam keterangan persnya di landasan pacu Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Minggu (4/10/2015).
Sulis menambahkan, pihaknya memahami terkait banyaknya informasi yang menyebutkan adanya warga yang melihat pesawat, seperti yang terjadi di Sidrap dan Enrekang.
"Situasi medan berat, 80 persen pegunungan, tebing curang, hutan lebat, tidak berpenghuni, oleh karena itu besok yang pas itu alut (alat utama) adalah helikopter masuk ke celah-celah, sementara pesawat fixed wing fokus di wilayah laut," pungkas Sulis.
Foto: Muhammad Nur Abdurrahman/detikcom |
Aviastar berisi 10 orang tersebut hilang pada Jumat (2/10) siang. Sedianya pesawat terbang dari Masamba hendak menuju Makassar. Namun baru mengudara 7 menit, pesawat tersebut hilang kontak.
(mna/dhn)
Labels:
Aviastar Hilang,
Kepala Basarnas
Thanks for reading Kepala Basarnas: Hari Ini Pencarian Aviastar Masih Nihil. Please share...!

Foto: Muhammad Nur Abdurrahman/detikcom
Foto: Muhammad Nur Abdurrahman/detikcom
0 Komentar untuk "Kepala Basarnas: Hari Ini Pencarian Aviastar Masih Nihil"