Menteri
Perindustrian Saleh Husin didampingi pejabat Eselon I dan II
Kementerian Perindustrian menerima delegasi US - ASEAN Business Council
yang dipimpin Alexander C. Feldman di Kementerian Perindustrian, 12
November 2015. (ANTARA News/Sella Panduarsa Gareta)
"Yang
jelas investasi Amerika di Indonesia punya sejarah yang panjang, dan
sekarang waktunya kita untuk mendorong adanya investasi-investasi baru,
khususnya yang terkait energi dan ICT," kata Putu di Jakarta, Kamis.
Putu
menyampaikan hal tersebut usai mendampingi Menperin Saleh Husin
menggelar pertemuan bisnis dengan investor AS Ruang Garuda, Gedung
Kemenperin, Jakarta.
Menurut Putu, penggunaan
internet saat ini sudah begitu luas, terlebih di negara-negara maju,
sehingga Indonesia sebagai salah satu pengguna, harus memanfaatkannya
untuk kemajuan bangsa.
Pada kesempatan yang
sama, Saleh Husin mengatakan, investasi perusahaan-perusahaan besar asal
AS juga akan menarik investasi dari negara lain ke Indonesia.
"Investasi
dari AS tidak hanya soal angka besaran modal yang masuk. Nama-nama
perusahaan besar juga berpengaruh menarik investasi dari negara lain ke
Indonesia, karena mereka rata-rata multinasional dan mengelola brand
kelas global," kata Menperin Saleh Husin.
"Dalam
peresmian dan kunjungan pabrik, saya lihat dari dekat bagaimana
teknologi tinggi asal AS dioperasikan di Indonesia oleh tenaga kerja
lokal dan menggunakan bahan baku domestik," ujar Saleh.
AS
merupakan negara yang penting bagi Indonesia, di mana sejak 2010 hingga
kuartal III 2015, nilai investasi negara itu menduduki ranking ketiga
setelah Singapura dan Jepang.
Nilai penanaman
modal AS tercatat sebesar 8,24 miliar dollar AS, di mana khusus 2015,
yang terhitung hingga September, aliran investasinya mencapai 853,7 juta
dollar AS.
Menurut Saleh, peluang peningkatan
investasi semakin terbuka seiring dikeluarkannya paket-paket kebijakan
ekonomi yang mengusung semangat kemudahan investasi untuk menggerakkan
ekonomi dan pengembangan industri nasional.
Kemenperin
juga menegaskan dukungan terhadap perusahaan-perusahaan yang tergabung
dalam US - ASEAN Business Council yang ikut mengembangkan industri
nasional serta menyampaikan peluang- peluang industri yang bisa dijajaki
oleh perusahaan-perusahaan tersebut.
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Labels:
Dorong AS investasi,
Energi dan ICT,
Kemenperin
Thanks for reading Kemenperin dorong AS investasi energi dan ICT. Please share...!

0 Komentar untuk "Kemenperin dorong AS investasi energi dan ICT"