Pekerja
menata timah menjadi tupukan seberat sekitar 1000 kg di pabrik PT Timah
(Persero) Tbk di Mentok, Bangka, Rabu (18/12). Pendistribusian logam
timah hampir 95% dilaksanakan untuk memenuhi pasar di luar negeri
(ekspor) dan sekitar 5% untuk memenuhi pasar domestik. Untuk
negara-negara yang menjadi tujuan ekspor timah antara lain Asia yang
meliputi Jepang, Korea, Taiwan, China, dan Singapura. (ANTARA FOTO/Maha
Eka Swasta)
"Kendati harganya jauh di bawah ekspektasi, PT Timah mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,14 triliun atau naik 13,27 persen," kata Direktur Utama PT Timah Sukrisno di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Selasa.
Sukrisno melanjutkan dengan berhasilnya program efisiensi dan strategi yang tepat, perseroan dapat menekan harga pokok usaha sebesar 10,92 persen atau sekitar Rp5,13 triliun dibandingkan periode yang sama pada tahun 2014.
"Dengan penekanan harga pokok usaha tersebut, kami berhasil memperoleh laba bersih Rp10,39 miliar," ujarnya.
Untuk produksi logam timah, Sukrisno mengatakan adanya peningkatan sebesar 12,20 persen menjadi 20.870 metrik ton (Mt) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 18.601 Mt.
"Demikian juga dengan penjualan logam timah yang meningkat sebesar 45,26 persen menjadi 22.754 Mt dibandingkan kuartal III pada tahun 2014 sebesar 15.664 Mt," tuturnya.
PT Timah memproyeksikan performa produksinya berada di kisaran 25.000-30.000 Mt dengan rincian produksi bijih 28.000 Mt, produksi logam 29.000 Mt dengan volume penjualan sebesar 30.000 Mt.
"Untuk rencana tahun 2016 berada di kisaran yang sama, namun produksi logam kami rencanakan akan meningkat 30.000 Mt," ujarnya.
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Labels:
naik 13koma27 %,
Pendapatan,
PT Timah
Thanks for reading Pendapatan PT Timah naik 13,27 persen. Please share...!

0 Komentar untuk "Pendapatan PT Timah naik 13,27 persen"