Lima menteri rapat di Bank Indonesia bahas inflasi
Dokumentasi pembeli dan penjual bertransaksi di los sembako Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (3/6). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat melonjaknya harga sejumlah komoditas pangan jelang Ramadhan menyebabkan inflasi Mei 2015 di Jawa Tengah mencapai sebesar 0,51 persen dengan penyumbang terbesar, antara lain dari komoditas bawang merah, cabai merah, teluar ayam ras, daging ayam ras, dan bawang putih. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Jakarta (ANTARA News) - Lima menteri Kabinet Kerja berkumpul di kompleks Bank Indonesia sejak Rabu pagi untuk membahas proyeksi inflasi pada tahun ini dan tantangan yang harus dihadapi pada 2016.
Menteri-menteri yang hadir di bank sentral tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, Menteri Perdagangan, Thomas Lembong, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, serta ada juga Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, yang ditemui usai dirinya menghadiri rapat tersebut mengatakan bahwa proyeksi inflasi hingga akhir Desember 2015 akan cukup terjaga secara tahunan di kisaran 3 persen.
"Inflasi tahun ini 3 persen, bisa lebih sedikit, bisa kurang sedikit," kata Nasution saat meninggalkan kantor Bank Indonesia (BI) di Jakarta.
Brodjonegoro, saat ditemui di lokasi yang sama, menambahkan bahwa relatif banyak komponen yang dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari sisi perekonomian secara umum, kemudian harga pangan, tarif angkutan transportasi, hingga nilai tukar rupiah.
Dalam asumsi makro di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016, inflasi Indonesia dipatok sebesar 4,7 persen, Bambang juga mengatakan bahwa pemerintah masih optimistis target tersebut bisa tetap terjaga.
"Inflasi tahunan 2015 kira-kira 2,9-3 persen, pada tahun 2016 yang paling besar pengaruhnya masih dalam volatile food seperti beras," ucap dia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, yang ditemui usai dirinya menghadiri rapat tersebut mengatakan bahwa proyeksi inflasi hingga akhir Desember 2015 akan cukup terjaga secara tahunan di kisaran 3 persen.
"Inflasi tahun ini 3 persen, bisa lebih sedikit, bisa kurang sedikit," kata Nasution saat meninggalkan kantor Bank Indonesia (BI) di Jakarta.
Brodjonegoro, saat ditemui di lokasi yang sama, menambahkan bahwa relatif banyak komponen yang dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari sisi perekonomian secara umum, kemudian harga pangan, tarif angkutan transportasi, hingga nilai tukar rupiah.
Dalam asumsi makro di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016, inflasi Indonesia dipatok sebesar 4,7 persen, Bambang juga mengatakan bahwa pemerintah masih optimistis target tersebut bisa tetap terjaga.
"Inflasi tahunan 2015 kira-kira 2,9-3 persen, pada tahun 2016 yang paling besar pengaruhnya masih dalam volatile food seperti beras," ucap dia.
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Labels:
Bahas inflasi,
Lima menteri,
Rapat di Bank Indonesia
Thanks for reading Lima menteri rapat di Bank Indonesia bahas inflasi. Please share...!

0 Komentar untuk "Lima menteri rapat di Bank Indonesia bahas inflasi"