Pesawat Trigana Air Service jenis Twin Otter. (ANTARA/Chanry Andrew Suripatty)
Gangguan mesin yang terjadi sekitar lima menit sebelum mendarat di bandara Dekai, Kabupaten Yahukimo, itu menyebabkan tim monitoring yang terdiri dari Ketua KPU Papua Adam Arisoy, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Kapolda Papua Mayjen TNI Hinsa Siburian tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Asmat.
Tim monitoring pilkada di Papua,sebelumnya menjadwalkan melihat langsung persiapan pendistribusian logistik di Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Asmat.
Ketua KPU Papua Adam Arisoy kepada Antara, Sabtu menyayangkan insiden tersebut karena menyebabkan jadwal kunjungan mengalami hambatan.
"Kami terpaksa pindah pesawat karena pesawat tersebut saat test mesin baling balingnya tetap tidak mau berputar," ungkap Arisoy setibanya di bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.
Rombongan tim monitoring akhirnya kembali ke Jayapura dengan menggunakan pesawat ATR Trigana.
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Labels:
Gagal ke Asmat,
Pesawat rusak,
Tim pemantau pilkada
Thanks for reading Pesawat rusak, tim pemantau Pilkada gagal ke Asmat. Please share...!

0 Komentar untuk "Pesawat rusak, tim pemantau Pilkada gagal ke Asmat"