-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

"Kualitas Tuhan"

Terima kasih kepada beberapa Kompasianer yang merindukan tulisan saya.
Tentang pertanyaan mengapa saya belum jua menulis lagi di sini, saya jawab bahwa saya “megap-megap” berenang diantara tulisan-tulisan berenergi negatif. Saya memang sengaja “menepi” sejenak.
Tulisan-tulisan berenergi negatif (sekali lagi, bagi saya) adalah tulisan-tulisan yang saling mencaci, saling memuja-muji manusia-manusia yang sedang disuka dan membuat terjerembab atau bila perlu membenam-benamkan manusia-manusia yang sedang tidak disuka.
Juga tulisan-tulisan yang mengkafirkan dan menganggap hina/sesat ajaran lain. Juga tulisan-tulisan yang berdagang dan memperdagangkan ajaran/agama dengan cara-cara yang justru merendahkan ajaran/agama sendiri.
Saya baru pergi jauh dan mendapat oleh-oleh sebuah renungan yang ingin saya bagi kepada Anda.
Ambillah selembar kertas putih kosong ukuran folio atau A4 dan sebuah ballpoint. Mulailah meletakkan satu titik di tengah-tengahnya. Itu mewakili Anda. Kemudian, di dekat titik yang mewakili Anda, bubuhkan beberapa titik, yang itu adalah mewakili orang-orang terdekat Anda. Bisa orang tua, pasangan, saudara, kerabat dll.
Sekarang, pikirkan teman-teman dan kolega Anda, teman SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi dll. Letakkan di sana…buatlah titik-titik yang mewakili mereka. Terserah Anda, mau Anda tempatkan dimana mereka. Boleh diletakkan dekat, boleh juga diletakkan jauh dari titik yang mewakili diri Anda.
Terakhir, perhatikan berapa jumlah titik yang sudah Anda bubuhkan pada kertas kosong. Banyak? Nah, sekarang…pikirkanlah, dimana Anda meletakkan titik untuk Tuhan di sana? Dekat dengan Anda? dengan orang tua Anda atau pasangan Anda? Atau dekat dengan kolega Anda? Atau Tuhan tidak ada atau tidak perlu ada di sana?
Saya tidak diberitahu jawabannya. Saya hanya dibebaskan memikirkan dimana titik untuk Tuhan sebaiknya saya letakkan.
Sebelum berpisah, saya sempat menanyakan tentang bagaimana sebaiknya hidup saya ini bergerak dan berjalan. Guru menjawab: “Dekatilah kualitas Tuhan. Kualitas Tuhan itu,peaceful (kedamaian), truth (kebenaran), purity (kemurnian-ketulusan), happiness(kebahagiaan) dan love (cinta).”

Saya juga bertanya, apa tanda-tanda bahwa hidup saya bergerak mendekati kualitas Tuhan. Guru menjawab: “keputusan yang kamu buat membuatmu damai tanpa kesakitan, keputusan orang lain membuatmu damai dan tidak perlu merasa kesakitan, serta apa-apa yang kau putuskan membuatmu lebih dekat denganNya bukan sebaliknya, apa-apa yang kau putuskan membuatmu jauh dari dan makin jauh dari kualitas Tuhan (peace, truth, pure, happy and love).”
Pertanyaan terakhir saya tentang bagaimana bisa mendekati “kualitas” itu, dijawabnya demikian:
” …have inner jorney...berjalanlah ‘ke dalam’…remove any unsatisfied desire and any discontent..lepaskan segala bentuk ketidakpuasan…go deep inside…berjalanlah ke dalam …clean dirty mind and heart...bersihkan pikiran dan hati yang kotor… “
Terima kasih sudah membaca. Terima kasih Allah Yang Maha Kuasa. Terima pasih kepada semua yang menginspirasi. Salam bahagia dan terus berkarya!

Sumber: http://filsafat.kompasiana.com/2013/08/31/kualitas-tuhan-585410.html
Labels: "Kualitas Tuhan"

Thanks for reading "Kualitas Tuhan". Please share...!

0 Komentar untuk ""Kualitas Tuhan""

Back To Top