-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Seluruh komponen bangsa diharap pahami kereta cepat

Seluruh komponen bangsa diharap pahami kereta cepat
ilustrasi Petugas kepolisian menjaga lokasi 'groundbreaking' pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (21/1/2016). Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 km tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian, khususnya daerah Jakarta dan Bandung. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.)

Surabaya (ANTARA News) - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh meminta seluruh komponen harus mendukung pembangunan kereta cepat rute Jakarta-Bandung.

"Kalau pemerintah sudah katakan jalan maka harus jalan jadi seluruh komponen harus mendukung proyek kereta cepat," kata Surya Paloh di Surabaya, Jawa Timur, Kamis.

Surya mengharapkan upaya pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mempersiapkan infrastruktur ke arah lebih baik.

Hal itu, menurut Surya akan menjadi kebanggaan baru memasuki era modernisasi yang lebih maju dengan keberadaan kereta cepat tersebut.

Pengusaha media massa itu menekankan pemerintah harus konsisten dengan pembangunan infrastruktur yang telah dirumuskan sesuai rencana.

Surya membanding antara Indonesia dengan Tiongkok (China) dalam hal pembangunan infrastruktur jalan tol.

Diungkapkan Surya, Indonesia telah memiliki jalan tol Jagorawi sepanjang 60 kilometer sejak 1977 sedangkan Tiongkok belum memiliki jalan bebas hambatan tersebut.

"Tapi sekarang Indonesia belum memiliki fasilitas jalan tol mencapai 1.000 km, tapi China sudah membangun 280.700 km," ujar Surya.

Surya menyatakan pemerintah Indonesia harus dapat mengoptimalkan sumber daya yang tersedia untuk membangun infrastruktur sehingga mampu menjadi lokomotif dalam perekonomian dunia.

(T014)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Labels: Diharap pahami, Kereta Cepat, Seluruh komponen bangsa

Thanks for reading Seluruh komponen bangsa diharap pahami kereta cepat. Please share...!

0 Komentar untuk "Seluruh komponen bangsa diharap pahami kereta cepat"

Back To Top